Pilpres 2019

Tak Bisa Jelaskan Siapa yang Untung Jadi Satu Alasan Dalil TPS Siluman dan Suara Siluman Ditolak

MK menolak dalil pemohon dalam sidang PHPU Presiden-Wakil Presiden soal TPS siluman dan suara siluman.

TRIBUNKALTIM.CO - Sidang MK dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 sudah dibuka oleh Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, Kamis (27/6/2019).

Dalam sidang MK tersebut, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi secara bergantian membacakan putusan sengketa hasil Pilpres 2019

Berdasarkan pemantauan, sidang MK dengan agenda  agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 ini dihadiri semua pihak berperkara.

Mulai dari pemohon, yaitu : tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, pihak terkait, tim kuasa hukum Jokowi-Maruf, pihak termohon, yaitu KPU RI, dan Bawaslu RI ada di dalam ruangan sidang MK dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 tersebut.

Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019) menolak dalil pemohon dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden-Wakil Presiden soal TPS siluman dan suara siluman.

MK menilai tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, selaku pihak pemohon PHPU Presiden-Wakil Presiden, tidak mampu menunjukkan di daerah mana tempat pemungutan suara (TPS) siluman di Pemilu 2019 berada.

Jumlah tersebut diperoleh dengan membandingkan antara jumlah yang ditetapkan termohon melalui surat keputusan KPU RI, yaitu sebanyak 810.352 TPS dengan data TPS di aplikasi sistem informasi penghitungan suara (situng) sebanyak 813.336 TPS.

Untuk membuktikan dalilnya pemohon mengajukan alat bukti, salah satunya dokumen KPU RI.

"Pemohon tidak mampu menunjukkan di daerah mana TPS siluman berada dan tidak menerangkan bagaimana penggelembungan dilakukan dan untuk keuntungan siapa," kata hakim MK Saldi Isra dalam sidang putusan perselisihan hasil pemilu di ruang sidang lantai 2 Gedung MK, Kamis (27/6/2019).

Adapun, termohon membantah tudingan tersebut serta mengajukan jawaban-jawaban untuk membantah.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved