9 Perompak di Sungai Mahakam Diciduk, Bermodal Sekop dan Keranjang Kuras Puluhan Ton Batu Bara

Polisi air Ditpolairud Polda Kaltim berhasil menangkap kawanan perampok batu bara di perairan Muara Kelly

9 Perompak di Sungai Mahakam Diciduk, Bermodal Sekop dan Keranjang Kuras Puluhan Ton Batu Bara
IST Ditpolairud Polda Kaltim
Tersangka kasus pencurian batu bara di Sungai Mahakam saat diamankan petugas Ditpolairud Polda Kaltim beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pencurian batu bara di Sungai Mahakam kembali terjadi.

Polisi air Ditpolairud Polda Kaltim berhasil menangkap kawanan perampok batu bara di perairan Muara Kelly, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sebanyak 9 orang diamankan kepolisian pada Rabu (26/6/2019) lalu.

Kawanan tersebut beraksi menggunakan 2 kapal motor, yakni KM Aurel dan KM Radar Karya Abadi.

Puluhan ton batu bara milik PT Mahakam Komando Indonesia (MKI) berhasil dicuri sindikat tersebut.

Mereka yang terlibat yakni Alimudin, nakhoda kapal KM Aurel, didampingi anak buah kapal (ABK) Mus Mulyadi, Muhammad Mario, Nofianto, dan Anto.

Sementara Km Radar Karya Abadi dinakhodai Hasrudin, ia ditemani Kadek Setia Budi, Andi Amin, dan Oleng sebagai ABK.

Polisi air Ditpolairud Polda Kaltim berhasil menangkap kawanan perampok batu bara di perairan Muara Kelly, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sebanyak 9 orang diamankan kepolisian pada Rabu (26/6/2019) lalu.
Polisi air Ditpolairud Polda Kaltim berhasil menangkap kawanan perampok batu bara di perairan Muara Kelly, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sebanyak 9 orang diamankan kepolisian pada Rabu (26/6/2019) lalu. (IST Ditpolairud Polda Kaltim)

Kapal perompak batu bara tersebut memepet kapal TB Prime 167 yang sedang melintas di perairan Muara Kelly, Kutai Kartanegara.

Tersangka kasus pencurian batu bara di Sungai Mahakam saat diamankan petugas Ditpolairud Polda Kaltim beberapa waktu lalu.
Tersangka kasus pencurian batu bara di Sungai Mahakam saat diamankan petugas Ditpolairud Polda Kaltim beberapa waktu lalu. (IST Ditpolairud Polda Kaltim)

Sembilan pencuri batu bara tersebut hanya menggunakan 13 sekop, 6 keranjang, dan 3 gerobak dorong untuk memindahkan 35 ton batu bara ke kapal mereka.

Saat beraksi, mereka juga membekali diri dengan senjata tajam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved