Jadi Pengedar Narkoba, Kakak Beradik di Kabupaten Berau Diciduk Polisi

jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau, berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba di Jalan Cendrawasih II, Kelurahan Rinding.

Jadi Pengedar Narkoba, Kakak Beradik di Kabupaten Berau Diciduk Polisi
TribunKaltim.CO/Geafry Necolsen
Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono mengajak masyarakat agar berperan melawan peredaran narkoba, salah satunya dengan memberikan informasi kepada polisi jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan masing. 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Kasus penyalahgunaan narkoba seolah tidak ada habisnya. buktinya, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau, berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba di Jalan Cendrawasih II, Kelurahan Rinding.

Kedua tersangka bernama Hendra (38) dan Kadir (36) keduanya diketahui merupakan saudara kandung. Selain mengamankan dua orang tersangka, polisi juga mengamankan 68 poket sabu-sabu siap edar.

Awalnya, polisi hanya menemukan 4 poket sabu dari tersangka Hendra yang disimpan dalam bungkus rokok dengan berat 6,45 gram. Sementara dari tangan tersangka Kadir, polisi menyita sabu-sabu sebanyak 64 poket seberat 55,06 gram.

Untuk mengelabui petugas, Kadir menyimpan barang haram tersebut di dalam pipa paralon di rumahnya. "Awalnya dia mengelak memiliki sabu. Namun saat kami geledah, ditemukan 59 poket sabu yang disimpan dalam pipa,” ungkap Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono.

Tapi tidak cukup sampai di situ, polisi melakulan pengembangan dan kembali menemukan 5 pket sabu-sabu dari dalam mobil dengan plat nomor KT 1486 GG.

Polisi juga mengamankan uang Rp 13 juta yang diduga berasal dari transaksi narkoba. Alat penghisap sabu atau bong, timbangan elektronik, empat buah handphone, satu unit mobil dan motor juga disita dari kedua tersangka sebagai barang bukti tambahan.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para tersangka, apalagi barang bukti yang ditemukan cukup banyak dan kami mencurigai mereka memiliki jaringan (narkoba) yang luas,” ungkapnya.

Kakak beradik ini tengah menjalani pemeriksaan si Mapolres Berau, keduanya diancam Pasal 112 ayat (1), junto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Kapolres Berau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan melawan peredaran narkoba.

“Pengungkapan kasus ini berkat informasi dari masyarakat yang resah dengan kakak beradik yang mengedarkan sabu-sabu di lingkungan mereka. Dan kami harap, semakin banyak masyarakat yang peduli," tandasnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved