Garuda Indonesia

Kemenkeu: Ada Pelanggaran Laporan Keuangan Garuda Indonesia, Auditor Dibekukan & Tanggapan Maskapai

Diduga ada pelanggaran di Laporan Keuangan Garuda Indonesia tahun buku 2018. Auditor laporan keuangan Garuda Indonesia dibekukan.

Kemenkeu: Ada Pelanggaran Laporan Keuangan Garuda Indonesia, Auditor Dibekukan & Tanggapan Maskapai
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Ilustrasi. Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 PK- GND membawa penumpang dari Samarinda menuju Jakarta di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto jalan Poros Samarinda- Bontang, Kalimantan Timur, Selasa ( 20/11/2018). Kementerian Keuangan temukan ada pelanggaran di laporan keuangan Garuda Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam laporan keuangan tahun buku 2018, Kementerian Keuangan menemukan ada pelanggaran. 

Diduga ada pelanggaran di Laporan Keuangan Garuda Indonesia

Temuan pelanggaran ini diketahui setelah Kemenkeu memeriksa memeriksa Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional) yang mengaudit laporan keuangan Garuda Indonesia.

“Kami menemukan pelaksanaan audit itu terutama satu isu yang menjadi perhatian kita bersama telah diyakini terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh audit dari KAP yang berpengaruh terhadap opini laporan auditor independen,” ujar Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Menurut Hadiyanto, KAP tersebut belum melakukan pengendalian mutu terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia

Kementerian Keuangan telah menjatuhkan sanksi kepada Akuntan Publik (AP) Kasner Sirumapea dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan, auditor laporan keuangan PT Garuda Indonesia  (Persero) Tbk tersebut.

Sanksi ini diberikan setelah Kemenkeu memeriksa AP/KAP tersebut terkait permasalahan laporan keuangan Garuda Indonesia tahun buku 2018.

Konferensi pers Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan soal pelanggaran laporan keuangan Garuda Indonesia di Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Konferensi pers Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan soal pelanggaran laporan keuangan Garuda Indonesia di Jakarta, Jumat (28/6/2019). (KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA)

Dalam pemeriksaan itu Kemenkeu menemukan adanya pelanggaran, khususnya pengakuan pendapatan atas perjanjian kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi yang diindikasikan tidak sesuai dengan standar akuntansi.

“Pembekuan Izin selama 12 bulan (KMK No.312/KM.1/2019 tanggal 27 Juni 2019) terhadap AP Kasner Sirumapea karena melakukan pelanggaran berat yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap opini Laporan Auditor Independen,” ujar Sekertaris Jenderal Kemenkeu, Hadiyanto di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Selain itu, lanjut Hadiyanto, Kemenkeu juga memberikan peringatan tertulis dengan disertai kewajiban untuk melakukan perbaikan terhadap Sistem Pengendalian Mutu KAP dan dilakukan review oleh BDO International Limited (Surat No.S-210/MK.1PPPK/2019 tanggal 26 Juni 2019) kepada KAP Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan. 

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved