CPNS 2019

Kemenristekdikti Batalkan Kelulusan Sejumlah Peserta CPNS 2018, Cek Nama-nama dan Alasannya

Kemenristekdiksi batalkan kelulusan sejumlah peserta CPNS 2018 yang sudah sempat dinyatakan lulus seleksi. Pembatalan ini disebabkan beberapa alasan

Kemenristekdikti Batalkan Kelulusan Sejumlah Peserta CPNS 2018, Cek Nama-nama dan Alasannya
Instagram/@ristekdikti
rekrutmen CPNS 2019 Kemenristekdikti 

TRIBUNKALTIM.CO - Rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari CPNS 2019 maupun P3K/PPPK 2019 segera dibuka.

Namun hingga saat ini,  Badan Kepegawaian Negara atau BKN sebagai Panselnas belum bisa menentukan tanggal pasti dibukanya rekrutmen CPNS 2019 dan P3K/PPPK tersebut.

"Saya sampaikan pada detik ini, Panselnas belum mendapat arahan detail untuk kapan penerimaan ASN, sampai pada detik ini belum," kata kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu.

Dua formasi yang menjadi prioritas pemerintah dalam pengadaan ASN, yakni tenaga guru dan kesehatan.

Berdasarkan data dari BKN, persentase 71,19% tenaga pendidik didominasi oleh kelompok usia 46 -60 tahun, sedangkan yang masih berada pada golongan kerja muda (antara usia 26 – 45 tahun) terhitung minim (kurang dari 200.00 guru).

Sementara sejumlah 300.000 tenaga guru yang berada pada kelompok usia 56 – 60 tahun akan mencapai batas usia pensiun (BUP) dalam jangka lima tahun ke depan, diikuti dengan kelompok usia 46 – 55 tahun.

Artinya, dibutuhkan peningkatan signifikan untuk SDM tenaga pendidik dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan untuk mengejar laju pertumbuhan penduduk usia sekolah yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Badan Pusat Statistik mencatat proyeksi pertumbuhan penduduk Indonesia tahun 2019 mencapai 266,91 juta jiwa dengan kelompok umur anak-anak (0-14 tahun) mencapai 66,17 juta jiwa, dan kelompok umur 15 – 64 tahun (usia produktif) mencapai 183,36 juta dari total populasi.

Sementara untuk 14,15% tenaga kesehatan (dokter, Bidan, Perawat dan tenaga kesehatan lainya) dibanding dengan penduduk dan luas wilayah di Indonesia masih terbilang minim.

Kementerian Kesehatan mencatat rasio rata-rata tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk terhitung 1:100.000.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved