Masyarakat Adat Minta Pembangunan RS yang Baru Dipercepat, Pasien RSUD A Rivai Sering Membludak

"Kami masyarakat adat, sangat berharap pembangunan rumah sakit ini tidak tertunda-tunda lagi dan dapat sesegera mungkin direalisasikan,"

Masyarakat Adat Minta Pembangunan RS yang Baru Dipercepat, Pasien RSUD A Rivai Sering Membludak
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Bupati Berau, Muharram bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Andi Marewangeng dan Direktur RSUD Abdul Rivai, Nurmin Baso meninjau sebuah lahan di tepi Jalan Raja Alam. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera membangun rumah sakit yang baru, menggantikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai yang kini kapasitasnya sudah tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk.

Apalagi, pada musim-musim tertentu, seperti musim kemarau, musim hujan dan peralihan antara keduanya, maupun merebaknya penyakit demam berdarah, jumlah pasien di RSUD Abdul Rivai biasanya membeludak, akibatnya pasien terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit.

RSUD Abdul Rivai sendiri kini dikepung oleh pemukiman atau tempat usaha warga. Sehingga tidak mungkin untuk pengembangan atau penambahan ruang.

Karena itu, Ketua Banua Bajau Dayak Fahrul meminta, agar Pemkab Berau memprioritaskan pembangunan rumah sakit.

"Kami masyarakat adat, sangat berharap pembangunan rumah sakit ini tidak tertunda-tunda lagi dan dapat sesegera mungkin direalisasikan," tegas Ketua Banua Bajau Dayak Fahrul, Jumat (28/6/2019).

Apalagi menurut Ketua Banua Bajau Dayak Fahrul, lokasi yang dipilih Pemkab Berau di Jalan Raja Alam sudah sangat tepat.

Selain lahan yang lebih luas, sehingga memiliki lahan cadangan yang bisa dikembangkan dimasa mendatang, lahan tersebut sangat dekat akses menuju bandara dan juga dekat dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Segah.

Ketua Banua Bajau Dayak Fahrul mengatakan, beberapa hal yang perlu diperhatian pemkab sebelum membangun rumah sakit, di antaranya lokasi yang tidak terlalu padat pemukiman masyarakat, tidak terlalu jauh dari bandara.

"Dekat dengan PDAM sehingga kebutuhan air bersih dapat tercukupi," ujar Ketua Banua Bajau Dayak Fahrul. Dia juga meminta agar Pemkab Berau transparan dalam menentukan lokasi rumah sakit yang baru berdasarkan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, Bupati Berau Muharram bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Andi Marewangeng dan Direktur RSUD Abdul Rivai, Nurmin Baso meninjau sebuah lahan di tepi Jalan Raja Alam.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved