Mulai 1 Juli 2019, Dua Rumah Sakit di Balikpapan & Paser Berhenti Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

Info terkini 2 rumah sakit di wilayah kerja BPJS Kesehatan cabang Balikpapan yang akan berhenti bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua rumah sakit di Kota Balikpapan Kalimantan Timur akan kembali putus kerjasama sementara dengan BPJS Kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Sugiyanto, Kepala Cabang Balikpapan BPJS Kesehatan kepada Tribunkaltim.co pada Jumat (28/6/2019) sore di temui di ruang kerjanya. 

Kabar sebelumnya, pihak Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo lebih dulu telah putus kerjasama dengan BPJS Kesehatan, lantaran masalah akreditas.

Menurut Sugiyanto, BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara jaminan kesehatan pada Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Pastinya wajib memastikan terpenuhi aspek legal perjanjian kerja sama dengan Fasilitas Kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan.

"Salah satunya itu pihak rumah sakit," tuturnya. 

Mulai 1 Juli 2019, terdapat dua rumah sakit di wilayah kerja BPJS Kesehatan cabang Balikpapan yang akan berhenti bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

 "Rumah Sakit Lanud Dhomber Balikpapan sama RS Muhammadiyah Paser. Keduanya belum memiliki sertifikat akreditasi," ungkap Sugiyanto. 

Ketentuan akreditasi rumah sakit seharusnya berlaku sejak 01 Januari 2019.

Namun, kata dia, dengan pertimbangan tertentu Menteri Kesehatan memberikan rekomendasi untuk tetap bekerja sama kepada pihak rumah sakit yang belum terakreditasi.

Halaman
123
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved