Transportasi Online di Kaltim Masih Berpotensi Besar, Ini Kata Bank Indonesia

Laju penetrasi e-commerce yang cukup tinggi, juga berbanding lurus dengan penggunaan moda transportasi online di Kaltim yang semakin meningkat

Transportasi Online di Kaltim Masih Berpotensi Besar, Ini Kata Bank Indonesia
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Muhammad Nur 

Mengenai pemanfaatan alat pembayarannya, tercatat bahwa persentase pemanfaatan pembayaran nontunai untuk digunakan dalam transaksi transportasi online di Kaltim cukup positif.

"Tercatat pemanfaatan alat pembayaran non tunai untuk transportasi online di Kaltim pada triwulan I 2019 mencapai 27,13 persen dimana capaian tersebut relatif lebih tinggi dibandingkan capaian Kalimantan,

yang tercatat hanya sebesar 24,54 persen walaupun masih berada dibawah capaian nasional yang tercatat sebesar 35,48 persen," katanya.

Hal tersebut menandakan bahwa perkembangan metode pembayaran non tunai di Kaltim sudah cukup baik dalam mengakomodir berkembangnya transaksi transportasi online di Kaltim. (*)

Sementara itu, perkembangan dunia digital di Indonesia yang semakin pesat, berbanding lurus dengan menggeliatnya pasar e-commerce atau jual beli secara elektronik.

Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan  Bank Indonesia, secara triwulanan (qtq) laju pertumbuhan transaksi e-commerce di Kaltim pada triwulan I 2019 mencapai 16,04 persen,

lebih tinggi dibanding rata-rata Kalimantan dan nasional yang masing-masing tumbuh sebesar 5,50 persen (qtq) dan 2,96 persen (qtq).

"Pertumbuhan jumlah transaksi e-commerce di Kaltim tersebut juga lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 9,39 persen (qtq)," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Muhammad Nur, pada Jumat (28/6).

Namun, berdasarkan kontribusinya pangsa transaksi e-commerce di Kalimantan maupun di Kaltim terhadap nasional masih berada dibawah 5 persen pada triwulan I 2019 dan memiliki tren yang melambat jika ditinjau dari beberapa triwulan kebelakang.

Tercatat pada triwulan I 2019, pangsa transaksi e-commerce Kalimantan dan Kaltim terhadap transaksi nasional masing-masing hanya sebesar 3,5 persen dan 1,0 persen terhadap total nasional.

Halaman
1234
Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved