Bahas Perang Dagang, Xi Jinping ke Donald Trump: China dan AS Bisa Kalah Atau Menang Bersama

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping. Keduanya membahas perang dagang, di acara KTT G20

Bahas Perang Dagang, Xi Jinping ke Donald Trump: China dan AS Bisa Kalah Atau Menang Bersama
AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019) 

“Saya ingin mengingatkan kepada kolega-kolega kita yang hadir, baik perdana menteri, presiden, raja-raja, di G20 terkait situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian dengan isu perang dagang.

Saya berharap negara-negara G20 bisa menunjukkan kearifan sehingga situasi yang ada menjadi lebih baik untuk kita semua,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga diagendakan mengadakan 14 pertemuan bilateral.

Namun, Jokowi tidak yakin seluruh pertemuan itu dapat terwujud.

Sebab, waktunya di Osaka sangat singkat, hanya dari Jumat pagi hingga Sabtu siang keesokan harinya. 

“Sabtu siang kan sudah kembali ke Jakarta.

Pengaturannya belum tahu, karena waktunya mepet,” ujar Presiden. 

 Prabowo Bubarkan Koalisi, Beda Kata Presiden PKS dengan Mardani Ali Sera yang Betah di Oposisi

 Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih dan Resmi Bubarkan Koalisi Adil Makmur

 Yang Unik dari Pidato Prabowo Usai Putusan MK, Tak Ada Ucapan Selamat hingga Terima Kasih Emak-emak

Dapat Ucapan Selamat

Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung terbang ke OSaka, Jepang, sesaat setelah Mahkamah Konstitusi membacakan putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

Diketahui, putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh permohonan kubu Prabowo-Sandi, membuat pasangan Jokowi-Maruf dipastikan menjadi pemimpin RI, untuk periode 2019-2024.

Dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/201), Presiden Joko Widodo menerima banyak ucapan selamat atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Republik Indonesia dalam pemilihan presiden 2019.

Kepala Protokol Negara Andri Hadi yang mendampingi dan berada dekat dengan Jokowi mengatakan, hampir semua kepala negara atau kepala pemerintahan yang bertemu Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat.

“Congratulation, congratulation," ucap Andri Hadi menirukan ucapan pertama para kepala negara atau kepala pemerintahan ketika bertemu Presiden Jokowi.

Menurut Andri, ucapan tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan di sela-sela perhelatan KTT G20.

Seperti pada saat menunggu official welcome dan family photo, maupun ketika para kepala negara/kepala pemerintahan akan memulai Leader's Side Event.

Mengutip keterangan Biro Pers Istana Kepresidenan, para kepala negara atau kepala pemerintahan itu di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, PM Jepang Shinzo Abe, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman.

PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, PM Australia Scott Morrison, PM Belanda Mark Rutte, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Italia Giuseppe Conte, PM Inggris Theresa May, PM India Narendra Modi dan Presiden Spanyol Pedrosan Chez.

Presiden Jokowi berbincang bersama kepala negara, kepala pemerintahan negara G-20, dan juga pimpinan lembaga internasional saat acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang. Termasuk dengan Presiden AS Donald Trump.
Presiden Jokowi berbincang bersama kepala negara, kepala pemerintahan negara G-20, dan juga pimpinan lembaga internasional saat acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang. Termasuk dengan Presiden AS Donald Trump. (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Selain itu, turut pula memberikan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi adalah Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Diketahui, Capres Jokowi dan cawapres Maruf Amin telah memenangi kontestasi Pilpres 2019 dengan meraup 85.036.828 suara atau 55,41 persen.

Sementara, pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno mendapatkan 68.442.493 suara atau 44,49.

Terpilihnya Jokowi kembali menjadi presiden periode 2019-2024 turut dikuatkan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) setelah seluruh gugatan tim hukum Prabowo-Sandiaga ditolak. (*)

Harapan KPU

Arief menambahkan pengalaman saat penetapan calon terpilih pada Pemilu 2014 lalu.

Arief Budiman mengatakan, penetapan calon terpilih Pemilu 2014 hanya dihadiri oleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Saat itu, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memilih tidak hadir.

Penetapan calon presiden dan wakil presiden terpilih akan digelar Minggu (30/6/2019) pukul 15.30 WIB di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Penetapan calon terpilih ini menindaklanjuti putusan Mahlamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan demikian, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

"Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Anwar Usman di MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Gagal Menangkan Prabowo-Sandi, Begini Nasib Bambang Widjojanto di Tim TGUPP DKI Jakarta

Dulu Diejek Mirip Buto Ijo, Kini Rosa Meldianti Tampil Memesona, Ingin Beri Semangat ke Wanita Lain

Profesi hingga Selera Fashion, Kenali Lebih Jauh Sosok Calon Nyonya Wapres Wury Estu Handayani

Live Streaming - MotoGP Assen 2019, Marc Marquez Bakal Lakukan Eksperimen pada Mesin RC213V

Lulus CPNS Tapi Tak Kunjung Terima SK? Ini Kata BKN, Juga Tanggapi Isu 'Orang Dalam' dan 'Main Uang'

 

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved