Usaha Pertamini di Kota Balikpapan Dianggap Illegal, Aturan Memperbolehkan Wilayah Kabupaten Saja

BBM eceran dengan sistem digital ini semakin menjamur di Kota Balikpapan dan telah tersebar di seluruh kecamatan Balikpapan.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Meski dianggap membantu, keberadaan Pertamini di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur masih dianggap illegal karena tidak memiliki izin.

Seperti diketahui, penjual BBM eceran dengan sistem digital ini semakin menjamur di Kota Balikpapan dan telah tersebar di seluruh kecamatan Balikpapan.

Bahkan, ada pula yang letaknya kurang dari satu kilometer SPBU.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Arzaedi Rahman mengungkapkan, keberadaan pertamini di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, belum mendapat izin dari pemerintah kota sehingga pertamini tersebut dinyatakan illegal dan dilarang beroperasi.

"Dia gak ada izinnya, makanya kita minta untuk tidak beroperasi," ujarnya. Sabtu, (29/6/2019).

Arzaedi menambahkan, keberadaan pertamini diatur dan memiliki regulasi yang jelas sesuai aturan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) nomer 6 tahun 2015.

Salah satunya dinyatakan bahwa keberadaan pertamini hanya diperbolehkan di wilayah kabupaten saja, sedangkan wilayah kota tidak diperbolehkan.

"Di kabupaten diperbolehkan, karena wilayahnya sangat sulit dijangkau SPBU. Selain itu, jaraknya juga minimal 10 kilometer dari SPBU," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi juga menyebut jika kehadiran Pertamini melanggar dan dianggap ilegal. Ia pun meminta kepada pemilik Pertamini untuk kembali beroperasi setelah ada aturan yang jelas.

Salah satu usaha Pertamini yang menjadi sorotan Walikota Balikpapan
Salah satu usaha Pertamini yang menjadi sorotan Walikota Balikpapan (TribunKaltim.Co/Aris Joni)

"Apabila masih ada Pertamini buka, tentunya akan ditindak oleh Satpol PP," katanya baru-baru ini.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved