Kontingen Balikpapan Juarai Kejurprov dan Open Turnamen Taekwondo

Balikpapan sukses meraih juara umum usai memboyong 9 emas, 6 perak, dan 2 perunggu di Kejuraan Provinsi (Kejurprov) tingkat senior

Kontingen Balikpapan Juarai Kejurprov dan Open Turnamen Taekwondo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Para atlet taekwondo beradu dalam Kejurprov dan Open Turnamen Piala Walikota Samarinda 2019 yang berlangsung 29-30 Juni 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Balikpapan sukses meraih  juara umum usai memboyong 9 emas, 6 perak, dan 2 perunggu di Kejuraan Provinsi (Kejurprov) tingkat senior,  yang diselenggarakan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim pada 29-30 Juni 2019.

Tidak hanya senior, untuk kelas junior sendiri yang tampil dalam Open Turnamen Piala Walikota Samarinda 2019, Bekang TNC All Star Balikpapan, juga keluar sebagai juara umum dengan perolehan 14 emas, 11 perak, 9 perunggu.

Kejuaraan sendiri berlangsung di Dojang Taekwondo Folder Air Hitam, Samarinda.

Para atlet taekwondo beradu dalam Kejurprov dan Open Turnamen Piala Walikota Samarinda 2019 yang berlangsung 29-30 Juni 2019.
Para atlet taekwondo beradu dalam Kejurprov dan Open Turnamen Piala Walikota Samarinda 2019 yang berlangsung 29-30 Juni 2019. (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.)

Ketua Panitia yang juga Binpres TI Kaltim, Agus Sudjito kepada tribunkaltim.co mengaku bersyukur, kejuaraan berjalan dengan lancar sesuai jadwal tanpa hambatan sedikit pun.

"Bersyukur karena sudah berakhir dengan baik dan sesuai jadwal dan target yang ingin kita capai. Tanpa ada protes dari temen-temen Pengcab juga," ungkapnya.

Lebih lanjut poin utama dari pelaksaan kejuaraan ini menurut Agus ialah,  acuan untuk menyusun tim Pra PON  bagi senior dan regenerasi bagi junior di Kaltim saat ini.

Mengenai tim Pra PON, menurut Agus hasil dari Kejurprov menjadi penilaian tersendiri bagi tim pelatih apalagi saat ini menggunakan sistem Promosi-Degradasi (Promdeg).

Juga TI Kaltim menyiapkan tim talent scouting untuk mencari atlet berbakat yang lahirnya dari kejuaraan tersebut.

"Untuk level senior acuan menyusun tim Pra PON, kita evaluasi atlet yang sudah desentralisasi, ini hasil akhir apakah nanti  masih layak apa tidak.

Tergantung dari tim pelatih  yang melihat ini menjadi bahan pertimbangan, ada tim talent scouting juga," jelasnya. (*)

Halaman
123
Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved