Soal Usulan Rp 10 Miliar Penanggulangan Banjir Samarinda, Isran: Kita Lihat Kesanggupan Dana

Gubernur Kaltim, Isran Noor menyatakan, akan lebih dahulu melihat kesanggupan anggaran Pemprov Kaltim untuk memberikan tambahan dana

Soal Usulan Rp 10 Miliar Penanggulangan Banjir Samarinda, Isran: Kita Lihat  Kesanggupan Dana
Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Gubernur Kaltim, Isran Noor menyampaikan keterangan kepada media usai menghadiri salah satu acara, Jumat (28/6/2019), di Swiss Belhotel Borneo Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rencana usulan  tambahan anggaran sebesar Rp 10 miliar di APBD-P Provinsi Kaltim nanti, membuat anggaran penanggulangan banjir di Kota Samarinda terus bertambah.

Sebelumnya, Pemprov Kaltim mengucurkan bantuan keuangan (Bankeu) melalui sistem hibah sebesar Rp 100 miliar. Kemudian, ada bantuan lagi dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 10 miliar dan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 20 miliar.

Menyikapi rencana penambahan melalui APBD-P Provinsi Kaltim tersebut,  Gubernur Kaltim, Isran Noor menyatakan, akan lebih dahulu melihat kesanggupan anggaran Pemprov Kaltim untuk memberikan tambahan dana penanggulangan banjir di Samarinda.

Foto udara suasana banjir di kawasan Jalan Ahmad Yani Samarinda yang mulai surut, Rabu (12/6/2019).
Foto udara suasana banjir di kawasan Jalan Ahmad Yani Samarinda yang mulai surut, Rabu (12/6/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN)

Selain itu, Isran juga bersyukur ada bantuan dana sebesar Rp 20 miliar dari pemerintah pusat.

"Syukur kalau ada bantuan dari pemerintah pusat. Dari pada tidak ada," katanya. Ia menjelaskan, bagaimana ketersedian dana Pemprov Kaltim untuk membantu Pemkot Samarinda menanggulangi banjir.

"Bagaimana kalau dananya tidak siap. Semua itu tergantung ketersedian dananya, ada atau tidak. Kalau dananya ada saja, biar Rp 100 milar pun diberi," lanjutnya.

Kepala Bappeda Kaltim, Zairin Zein mengatakan,  terkait pelaksanaan pengerjaan pengerukan SKM seluruh pihak terkait telah melakukan rapat untuk penentuan titik lokasi yang akan dikerjakan.

Demikian juga , penentuan lokasi pembuangan lumpur yang dikeruk di SKM. Namun, untuk detail pengerjaannya, disampaikan Zairin, dapat dikonfirmasi langsung kepada Pemkot Samarinda.

"Kita sudah rapat, pengerjaan pengerukan direncanakan akan dilakukan dari Gang Nibung,  Jalan Dr Soetomo sampai ke Jembatan Baru (Sebelah Hotel MJ Samarinda).

Panjangnya kurang lebih 1 kilometer dan Insya Allah tahun ini semua bisa dikerjakan . Ini hasil rapat dengan seluruh instansi terkait di level Provinsi Kaltim maupun Kota Samarinda," tuturnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved