Hati-hati saat Isi BBM, Perhatikan Oktan yang Cocok bagi Mobil Anda

setiap mesin mobil memiliki desain tersendiri. Dengan desain yang berbeda, maka jenis BBM dengan oktan yang wajib digunakan juga perlu diketahui.

Hati-hati saat Isi BBM, Perhatikan Oktan yang Cocok bagi Mobil Anda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas melakukan pengisian BBM untuk kendaraan pemudik di Rest Area KM 344 Tol Fungsional Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, Bagi pemilik kendaraan roda empat atau mobil harus mengetahui jenis mesin yang direkomendasikan untuk bahan bakar minyak (BBM).

Karena setiap mesin mobil memiliki desain tersendiri. Dengan desain yang berbeda, maka jenis BBM dengan oktan  yang wajib digunakan juga perlu diketahui.

Apalagi BBM di Indonesia umumnya terbagi atas beberapa jenis termasuk melihat dari nilai kandungan oktan atau RON ( Research Octane Number).

Mulai  mulai dari oktan 88, 90, 92, 95, 98, dan 100. Namun, yang umum tersedia hanya sampai RON 88, sementara RON 100 biasanya diperuntukkan mobil  balap.

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi mengatakan, setiap mobil seharus mematuhi penggunaan bahan bakar yang direkomendasikan. Sebab, jika diabaikan, dapat berakibat buruk pada mesin.

"Secara desain, bisa dilihat mobil itu punya perbandingan kompresinya berapa. Dari situ, bisa  ditentukan minimal oktan yang diperuntukkan mobil tersebut. Harapannya, konsumen dapat mengikuti anjuran," ujar Didi.

Ia menambahkan, penggunaan oktan yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan dapat membuat adanya penimbunan kerak karbon di ruang bakar. Hal ini terjadi karena bahan bakar tidak terbakar dengan sempurna.

"Proses pembakaran yang tidak sempurna juga akan mengakibatkan terjadinya knocking atau mengelitik," kata Didi.

Didi mengatakan, dampak lain dari menggunakan oktan yang rendah dari yang direkomendasikan, dapat membuat tenaga mesin jadi berkurang karena banyak endapan karbon.

Selain itu, bisa juga mengganggu komponen lainnya, seperti injector yang tersumbat dan lainnya. (*)

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved