Ada Peragaan Merak di Pulau Kumala, Dinas Pariwisata Bakal Gandeng Pihak Ketiga

Dari tahun lalu sudah ada pembicaraan dengan PT Gunung Bayan terkait peragaan satwa. Mereka juga mengajukan izin untuk peragaan satwa itu,

Ada Peragaan Merak di Pulau Kumala, Dinas Pariwisata Bakal Gandeng Pihak Ketiga
Tribunkaltim.co, Rahmad Taufik
Sri Wahyuni, Kadis Pariwisata Kukar_ 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sangkar burung besar yang selama ini kosong di Pulau Kumala Tenggarong, Kukar, bakal diisi beberapa pasang merak ke depan. Beberapa pasang merak ini merupakan koleksi dari taman satwa milik PT Gunung Bayan di Desa Gunung Sari, Kecamatan Tabang.

"Dari tahun lalu sudah ada pembicaraan dengan PT Gunung Bayan terkait peragaan satwa. Mereka juga mengajukan izin untuk peragaan satwa itu, satwa yang akan diperagakan di Pulau Kumala itu adalah beberapa pasang merak," kata Sri Wahyuni Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Selasa (2/7/2019).

Untuk persiapan peragaan satwa di Pulau Kumala, Dinas Pariwisata sudah melakukan perencanaan untuk tapak jalan yang lokasinya menggunakan area sangkar burung yang ada.

Burung merak bebas berkeliaraan di Auroville
Ilustrasi; Burung merak bebas berkeliaraan di Auroville (Brightside)

"Jadi nanti peragaan merak di dalam sangkar burung, tapak jalannya di sekitar untuk pengunjung disiapkan oleh Dinas Pariwisata sedangkan kondisi di dalam sangkar bagaimana merak itu nanti bisa bertahan di sana, itu akan disiapkan oleh PT Gunung Bayan," tutur Sri Wahyuni Kepala Dinas Pariwisata Kukar.

Sri Wahyuni Kepala Dinas Pariwisata Kukar berharap, triwulan ketiga ini semua sudah bisa berjalan sehingga akhir tahun satwa merak bisa disaksikan oleh pengunjung di Pulau Kumala, termasuk nanti ada prosesi memberi pakan merak.

"Dari PT Gunung Bayan pada prinsipnya siap, tapi memang kita harus menyiapkan dulu kemudahan bagi pengunjung untuk melihat peragaan satwa itu," ucap Sri Wahyuni Kepala Dinas Pariwisata Kukar.

Sri Wahyuni Kepala Dinas Pariwisata Kukar mengatakan, kerja sama dengan PT Gunung Bayan ini masih semacam uji coba. Ke depan, ia berharap dengan pengelolaan dari Dinas Pariwisata yang semakin baik terhadap Pulau Kumala, maka akan menarik banyak investor. Menurutnya, Pulau Kumala punya potensi ditangani pihak ketiga.

Baca Juga;

Sedih dan Haru Warnai Pelepasan 450 Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 600 Modang ke Perbatasan

Polisi Buru 5 Pelaku Penambangan Batu Bara Ilegal di Tahura, Penyidik Kesulitan Bongkar Jaringan

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved