Camat Balikpapan Barat Tanggapi Bau Serupa Amonia di Kampung Atas Air, Begini Penjelasannya

Camat Balikpapan Barat, M Arif Fadhilah mengaku, sudah berkordinasi dengan Pertamina terkait keluhan warga yang mencium bau seperti amonia.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Mengenai adanya dugaan bau menyengat serupa amonia, di pemukiman warga Kampung Atas Air, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pihak kecamatan angkat bicara. 

Saat dikonfirmasi oleh Tribunkaltim.co, Camat Balikpapan Barat, M Arif Fadhilah mengaku, sudah berkordinasi dengan Pertamina terkait keluhan warga yang mencium bau menyengat beberapa hari belakangan ini.

"Kami menerima laporan dari masyarajlkat, terkait masalah bau kemarin. Sudah melakukan koordinasi dengan Pertamina. Kita sedang menunggu. Pertamina sedang melakukan Investigasi terkait soal itu," katanya kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (2/7/2019).

Senin (1/7/2019) kemarin, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan.

Ada pun warga yang terdampak sekitar ada 6 RT, di antaranya, RT 4, RT 5, RT 6, RT 15, RT 29 dan RT 32.

"Yang di lapangan, kesehatan masyarakat dipantau puskesmas Marga Sari, Dinas Kesehatan Kota dan tim kesehatan dari Pertamina," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau agar warga segera melapor apabila kejadian serupa kembali terulang ke Kelurahan, Kampung Atas Air.

Apabila terkait kesehatan silakan lapor ke puskesmas terdekat.

Jangan ragu jika ada hal janggal, bisa langsung laporkan supaya bisa ditindak langsung oleh petugas. 

Pihak Kecamatan, BPBD dan Satpol PP Balikpapan tampak siaga di jembatan. Mereka ini terjun ke lokasi tinjau di Kampung Atas Air, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (2/7/2019) pagi.
Pihak Kecamatan, BPBD dan Satpol PP Balikpapan tampak siaga di jembatan. Mereka ini terjun ke lokasi tinjau di Kampung Atas Air, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (2/7/2019) pagi. (Tribunkaltim.co/fachmi rachman)

"Kemarin ada pembagian masker dimanfaatkan, paling tidak meminimalisir dampak," ungkapnya. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved