Diundang Bertemu, Permintaan TKD se-Indonesia Pada Pasangan Jokowi-Maruf, Jangan Dibubarkan

Jokowi bertemu dengan seluruh TKD di Indonesia. TKD pun memanfaatkan pertemuan ini dengan menyampaikan sejumlah permintaan ke Jokowi-Maruf

Diundang Bertemu, Permintaan TKD se-Indonesia Pada Pasangan Jokowi-Maruf, Jangan Dibubarkan
Tribunnews.com/Gita Irawan
Ketua Tim Kampanye Nasional Capres-Cawapres 01 Jokowi-Amin, Erick Thohir, tampak tersenyum dan tertawa lepas ketika ikut goyang jempol bersama ratusan milenial lainnya di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan pada Minggu (21/4/2019). 

Ketua TKD Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan, konsolidasi di masing-masing daerah akan dilakukan untuk terus mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

TKD di masing-masing provinsi tidak akan membubarkan diri meski pilpres sudah selesai. 

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - A
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2017). JAKARTA, KOMPAS.com - A ((KOMPAS.com/Nabilla Tashandra))

Bertemu 33 Tim Hukum

Calon presiden petahana Joko Widodo bertemu dengan seluruh tim kuasa hukum yang membelanya saat sidang sengketa hasil pilpres Mahkamah Konstitusi.

Pertemuan berlangsung di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019).

Pertemuan ini dilakukan setelah penetapan kemenangan Jokowi-Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berikut sederet fakta pertemuan Jokowi dan tim kuasa hukum Jokowi-Maruf

1. Dihadiri 33 anggota tim hukum

Ketua Tim Kuasa Hukum 01 Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pertemuan dengan Jokowi dihadiri oleh seluruh anggota tim kuasa hukum yang berjumlah 33 orang.

Tim Kampanye Nasional (TKN) dan tim pendamping masing-masing partai pengusung juga turut menghadiri pertemuan ini.

Tim kuasa hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 selaku pihak terkait meluapkan kegembiraan seusai sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Majelis Hakim MK menolak seluruh permohonan dari tim hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 atau pihak pemohon.
Tim kuasa hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 selaku pihak terkait meluapkan kegembiraan seusai sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Majelis Hakim MK menolak seluruh permohonan dari tim hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 atau pihak pemohon. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/aww.(Hafidz Mubarak A))
Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved