Pilpres 2019

Gara-gara Bagian Terakhir dalam Teks, Pernyataan Sikap Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ricuh

Kericuhan terjadi di acara pembacaan sikap koalisi dan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Korpas) menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi di Jakarta

Gara-gara Bagian Terakhir dalam Teks, Pernyataan Sikap Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ricuh
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyapa wartawan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Acara pembacaan sikap koalisi dan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Korpas) menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Selasa (2/7/2019) diwarnai kericuhan.

Para relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Korpas) menolak pernyataan sikap tersebut.

Awalnya, seperti dikutip Antara, Florence mewakili Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Korpas) membacakan sikap yang sudah ditulis.

Semua relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaminkan pernyataan tersebut.

Namun seketika, semua relawan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan kekecewaannya ketika mendengar pernyataan terakhir dalam teks yang dibacakan.

Isi pernyataan terkesan memberi selamat dan dukungan kepada presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang kecewa kemudian beradu argumentasi, lalu mencopot banner acara.

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa dijebak.

"Saya mendapat broadcast, siapa penanggungjawabnya, tidak tahu, saling lempar. Kami bukan mendukung Prabowo, tapi kami ingin ada perubahan jika seperti itu kami hanya dijadikan alat politik," ujar Gus Ali, salah satu simpatisan yang datang dari Yogyakarta.

Sementara Florence mengaku dari awal diundang menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved