Oknum ASN di Jabar yang Cabuli Gadis Berkebutuhan Khusus Jadi Tersangka, Begini Pengakuannya

Polres Cimahi menetapkan SR, oknum PNS yang diduga mencabuli seorang gadis 15 tahun berkebutuhan khusus sebagai tersangka.

Oknum ASN di Jabar yang Cabuli Gadis Berkebutuhan Khusus Jadi Tersangka, Begini Pengakuannya
(KOMPAS.com/AGIE PERMADI)
SR, PNS cimahi yang cabuli remaja berkebutuhan khusus, tengah diperiksa oleh petugas kepolisian. 

TRIBUNKALTIM.CO - Polres Cimahi menetapkan SR, oknum PNS yang diduga mencabuli seorang gadis 15 tahun berkebutuhan khusus sebagai tersangka. 

"Saat ini Satreskrim Polres Cimahi telah mengamankan SR yang diduga kuat melakukan tindak pidana pencabulan terhadap korban, yang mana saat ini diamankan di Mako Polres Cimahi," kata Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra, di Mapolres Cimahi, Rabu (3/7/2019).

SR diamankan sejak 4 hari lalu. Sampai saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap SR terkait dugaan pencabulan yang dilakukannya terhadap korban.

Motif dugaan pencabulan itu sendiri terjadi karena ada perasaan suka dari si pelaku terhadap korban.

"Apapun yang pelaku lakukan terhadap si korban, bahwa kami kembali delik dari perbuatan ini adalah delik biasa atau delik pidana murni, sehingga proses hal lain pun hanya bisa dijadikan bahan pertimbangan hakim, makanya tidak akan menggugurkan pidana yang terjadi," ujar dia.

Atas perbuatannya, SR dikenakan UU Perlindungan Anak. 

"Yang bersangkutan harus menjalani proses pemeriksaan berkaitan dengan delik yang kami tetapkan terhadap yang bersangkutan yakni Pasal 82 yaitu UU Perlindungan Anak, yang ancamannya bisa sampai 15 tahun," ujar dia.

Seperti diketahui, perbuatan pelaku ini dilakukan saat korban mengikuti pelatihan keterampilan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD) Dinsos Jabar pada Mei 2019 lalu, tepatnya saat awal bulan Ramadan.

Perbuatan pelaku ini diketahui ketika korban menceritakan pelecehan seksual yang dialaminya itu kepada ibu kandungnya, saat menjemput korban dari tempat pelatihannya.

SR pernah mengakui dan menyesal atas perbuatan tak senonohnya terhadap korban, yang dituliskannya di atas kertas bermaterai yang telah ditanda tanganinya.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved