Polda Kaltim Bidik Kasus Korupsi Lagi di Balikpapan, Panggil 2 ASN Untuk Klarifikasi

Polda Kaltim kembali membidik dugaan tindak pidana korupsi di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Polda Kaltim Bidik Kasus Korupsi Lagi di Balikpapan, Panggil  2 ASN Untuk Klarifikasi
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/10/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Polda Kaltim kembali membidik dugaan tindak pidana korupsi di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) belum lama ini juga sudah dilakukan pemanggilan untuk klarifikasi.

Dari informasi yang dihimpun, mereka dimintai keterangan oleh anggota Tipikor Ditreskrimsus Polda Kaltim, mengenai dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobil Jeep Fire sebanyak 4 unit di lingkungan Pemerintahan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana membenarkan adanya kegiatan penyelidikan kasus korupsi yang diduga melibatkan ASN pada instansi BPBD Balikpapan.

"Ya, benar. Masih penyelidikan," tuturnya, Rabu (3/7/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, Kepolisian masih belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pidana korupsi tersebut.

Pihaknya masih melakukan panggilan untuk klarifikasi terhadap orang-orang yang berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki  Polda Kaltim.

"Kita masih klarifikasi. Belum gelar, belum naik penyidikan, masih jauh penetapan tersangka. Kami fokus penyelidikan," tuturnya.

Sementara Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Irwan M Ginting mengakui, memang sedang melakukan penyelidikan dugaan pidana korupsi pengadaan mobil Jeep Fire sebanyak 4 unit di Balikpapan.

"Kita sudah klarfikasi Kemarin (Selasa) kita lakukan klarifikasi dengan 2 ASN. Inisial belum bisa sebutkan masih penyelidikan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved