Pria yang Cabuli Anak Kandungnya hingga Hamil Ini tak Menyesali Perbuatannya, Malah Ceramahi Polisi

Ayah yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri hingga anaknya melahirkan tidak menunjukkan penyesalan saat diperiksa polisi.

Pria yang Cabuli Anak Kandungnya hingga Hamil Ini tak Menyesali Perbuatannya, Malah Ceramahi Polisi
Firman Wijaksana/Tribun Jabar
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna dan Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menunjukkan pelaku pencabulan kepada anak kandung di Mapolres Garut, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, GARUT - Ayah yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri hingga anaknya melahirkan tidak menyesali perbuataannya.  

Bahkan UR (42) saat diperiksa justru memarahi penyidik polisi bahkan UR juga sempat mengutip sejumlah ayat Al Quran.

UR sendiri bahkan mengatakan bayi dari anak kandungnya itu adalah anak bungsunya.

Saat diperiksa Mapolres Garut, Jawa Barat, Rabu (3/7/3019), UR mengatakan, "Kalau dinikahi (anak) tidak boleh. Tapi kan anak milik saya." 

Ia bahkan menyebut bayi yang baru lahir dari anak perempuannya sebagai anak bungsunya.

"Sekarang anak sudah lima. Kemarin yang lahir di rumah sakit itu anak bungsu," katanya.

UR sehari-hari bekerja sebagai penjual bubur kacang di sekitar Pasar Lewo, Malangbong.

Saat anaknya tengah mengandung pun, UR masih melakukan perbuatan bejatnya itu.

Dari keterangannya kepada polisi, ia terakhir melakukan pencabulan pada Kamis (13/6/2019) malam.

Dua hari kemudian, anak UR berinisial N melahirkan seorang bayi di RSUD dr Slamet, Garut.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved