Sering Pakai Solar Kualitas Rendah, Performa Mobil Bermesin Diesel Menurun

Bahkan banyak pemilik kendaraan bermesin diesel yang bertanya-tanya apakah aman menggunakan solar berkualitas rendah.

Sering Pakai Solar Kualitas Rendah, Performa Mobil Bermesin Diesel Menurun
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Ilustrasi-Mobil bermesin diesel harus berhati-hati bila menggunakan solar berkualitas rendah 

TRIBUNKALTIM.CO,Bagi pemilik mobil bermesin diesel harus hati-hati bila ingin mengisi solar dengan kualitas rendah.

Mungkin ingin melakukan penghematan namun pada akhirnya akan berdampak terhadap performa mesin.

Bahkan  banyak pemilik kendaraan bermesin diesel yang bertanya-tanya apakah aman menggunakan solar berkualitas rendah.

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan,  hal terburuk  yang akan dialami kendaraan  bermesin diesel adalah penurunan kemampuan mesin. 

Bakal Dihelat Mulai 18 Juli, Ini Daftar Merk Mobil dan Motor yang Siap Ikut GIIAS 2019

Pesan Mobil Renault Triber Sudah Bisa, Harganya Tidak Sampai Rp 200 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Bahkan bukan hanya persoalan kemampuan namun juga tarikan juga akan kurang, bila sering menggunakan solar berkualitas rendah.

Ia mengatakan, penurunan performa mesin ini disebabkan filter solar yang kotor atau bahkan tersumbat. Jika dipaksakan, hal ini bisa saja merusak bagian mesin yang lain.

"Penggunaan solar dengan angka setana (cetane number) yang rendah bisa membuat filter solar lebih cepat kotor," kata Didi. 

Solar dari Pertamina sekarang ini terbagi menjadi tiga, yakni Bio Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex. Untuk kualitasnya sendiri, Bio Solar ada di urutan terbawah dengan angka setana 48.

Sementara Dexlite, angka setananya minimal 51. Angka setana paling baik adalah Pertamina Dex yang mencapai 53. Solar berkualitas rendah memiliki kadar air dan sulfur yang cukup tinggi.

Sehingga, hal tersebut dapat menyumbat komponen injector. Akibatnya, pembakaran menjadi tidak sempurna, muncul gejala brebet, atau mesin menjadi mengelitik.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved