Blangko e KTP Ludes 4 Hari, Disdukcapil Bontang Mulai Terapkan Layanan Tanda Tangan Elektronik

500 blangko tambahan dari Dirjen Kependudukan, Kemendagri yang tiba Senin (1/7/2019) kemarin

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG — Blangko e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang ludes terpakai kurun 4 hari.

Sebanyak 500 blangko tambahan dari Dirjen Kependudukan, Kemendagri yang tiba Senin (1/7/2019) kemarin telah habis. Setelah sebelumnya alami kekosongan selama 19 hari.

Kepala Dinas Disdukcapil Bontang, Yulianti Nur mengatakan kuota tambahan blangko yang dikirim baru-baru ini belum cukup memenuhi kebutuhan.

Daftar antrian pemohon e-KTP yang telah melakukan perekaman sebelumnya sebanyak 895 orang.

Mereka diberikan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP sementara hingga blangko tiba. “Yah dari yanh kita usulkan 5 ribu blangko, tapi yang datang hanya 500 saja,” ujar Yuli kepada tribunkaltim.co, saat ditemui di kantornya, Kamis (4/7/2019).

Pun demikian, pihaknya telah meminta agar kuota tambahan segera dikirimkan ke Bontang. Namun, dirinya belum mengetahui jadwal distribusi dari kementerian. “Untuk sementara ini kita bakal terbitkan Suket lagi sampai blangko datang,” ujarnya.

LUDES — Para pemohon dokumen kependudukan mengantre di kursi tunggu di Kantor Disdukcapil Bontang, Jalan Awang Longc Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang. Di dalam layanan ini para pemohon masih menerbitkan sisa-sisa blangko tersedia.
LUDES — Para pemohon dokumen kependudukan mengantre di kursi tunggu di Kantor Disdukcapil Bontang, Jalan Awang Longc Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang. Di dalam layanan ini para pemohon masih menerbitkan sisa-sisa blangko tersedia. (TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan)

Pengurusan E-KTP Cukup Sehari Jadi

Kadis Yulianti Nur mengatakan proses pengurusan dokumen kependudukan di Disdukcapil Bontang kini lebih sederhana dan singkat. Instansi layanan kependudukan ini sudah menerapkan teknologi Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Melalui aplikasi tersebut, pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP bisa berlangsung singkat. Sebab, kepala dinas tak perlu meneken satu-satu dokumen pemohon tetapi cukup melalui aplikasi daring.

“Yah SOP nya kan 2 hari tapi kita bisa terbitkan pengurusan dokumen kependudukan yang pakai tanda tangan saya cukup sehari saja,” ujar Yuli.

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved