Dianggap Gagal, Posisi SBY di Kursi Ketum Partai Demokrat Kini Digoyang oleh Sosok Ini

Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Ketum Partai Demokrat dianggap gagal membesarkan partai. Kini posisi SBY pun mulai digoyang

Dianggap Gagal, Posisi SBY di Kursi Ketum Partai Demokrat Kini Digoyang oleh Sosok Ini
Tangkapan Layar / Youtube Demokrat TV
Ketua Umum Partai Demokrat menyampaikan ucapan selamat melalui video yang diunggah di youtube kepada pasangan Joko Widodo-Maruf Amin yang memenangi Pilpres 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinamika politik setelah berakhirnya Pilpres 2019 masih cukup tinggi.

Termasuk di internal Partai Demokrat.

Kini, kursi Ketua Umum yang diduduki Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, pun turut digoyang.

SBY, yang merupakan Presiden ke VI RI, dinilai gagal memimpin partai berlambang bintang mercy, ini.

Sejumlah politisi yang mengaku sebagai para pendiri dan deklarator Partai Demokrat mempertanyakan prestasinya selama memimpin partai dengan dominasi warna biru ini.

Sebagai Ketua Umum, SBY dinilai gagal membawa Partai Demokrat tampil gemilang di pentas politik Indonesia. 

SBY dinilai gagal membesarkan pemimpin partai. Justru sebaliknya, SBY dinilai telah menghancurkan Partai Demokrat.

Hal ini disampaikan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Senior Partai Demokrat.

Satu di antara pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan menyebut, SBY gagal memimpin partai dalam dua periode.

"Bapak ketua umum dalam hal ini Bapak Susilo Bambang Yudhoyono selama menjadi ketua umum Partai Demokrat dalam dua periode, yakni tahun 2014 dan 2019 dinyatakan gagal," ujarnya seperti dikutip dari tayangan Metro TV.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved