Sprinter Andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Belum Tentu Tampil di SEA Games Manila 2019

Lalu Muhammad Zohri belum tentu punya cukup waktu untuk mengembalikan kondisi fisik dan tampil di SEA Games Manila 2019

Sprinter Andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Belum Tentu Tampil di SEA Games Manila 2019
twitter.com/anthony_flash10
Sprinter Andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Belum Tentu Tampil di SEA Games Manila 2019 

TRIBUNKALTIM.CO - Sprinter muda andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri dikabarkan belum tentu akan tampil pada gelaran SEA Games Manila 2019 Desember mendatang.

Kabar tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung.

Padahal dalam even tersebut, atletik Indonesia sangat membutuhkan sosok Lalu Muhammad Zohri untuk bisa mendulang medali.

Tigor Tanjung menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan kehadiran sprinter Lalu Muhammad Zohri pada gelaran SEA Games 2019 di Filipina pada Desember mendatang.

Menurut Tigor Tanjung, Lalu Muhammad Zohri belum tentu punya cukup waktu untuk mengembalikan kondisi dan berpartisipasi pada pesta olahraga antar-negara Asia Tenggara tersebut.

"Dari teori kepelatihan, sangat sulit untuk atlet berlatih dalam waktu panjang dan keras. Tidak mungkin dipaksakan," kata Tigor kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/6/2019) dilansir BolaSport.com

Tigor Tanjung menjelaskan bahwa setiap atlet akan menjalani periode latihan selama beberapa waktu untuk menghadapi turnamen olahraga.

Setelah turnamen selesai, mereka akan menjalani masa istirahat sebelum memulai periode latihan berikutnya.

Dalam kasus Lalu Muhammad Zohri, sprinter asal Nusa Tenggara Barat ini akan turun pada Kejuaraan Dunia 2019 yang berlangsung pada 28 September-6 Oktober mendatang di Doha, Qatar.

Sedangkan pelaksanaan SEA Games 2019 hanya berselang dua bulan usai gelaran Kejuaraan Dunia Atletik.

Baca Juga:

Setahun Berlalu, Ini Kabar Terbaru Lalu Muhammad Zohri, Sosok Seorang Wanita jadi Sorotan

Lulus SMA, Zohri Masuk IKIP Mataram Tanpa Tes, Cita-cita Jadi Guru Olahraga

Bulan Desember, menurut Tigor Tanjung, berada pada rentang waktu yang sama dengan proyeksi jeda yang akan dijalani Lalu Muhammad Zohri seusai Kejuaraan Dunia.

"Begitu kami tahu SEA Games pada Desember 2019, rasanya sulit karena waktu pelaksanaannya jatuh pada masa istirahat Lalu Muhammad Zohri usai Kejuaraan Dunia Atletik 2019," tutur Tigor.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik, diikuti dua pelari AS Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harrison (10,22 detik). Sepanjang sejarah penyelenggaraan IAAF World U20 Championships selama 32 tahun, penampilan terbaik atlet Indonesia yaitu finis posisi ke-8 sesi heats nomor lari 100m pada tahun 1986.
Sprinter Andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Belum Tentu Tampil di SEA Games Manila 2019 (antara/ reuters)

"Waktu itu, kami sudah proyeksikan dan rapatkan dengan pelatih soal pemain yang diproyeksikan ke SEA Games dan Kejuaraan Dunia. Lalu Muhammad Zohri kami proyeksikan untuk Kejuaraan Dunia," ujarnya lagi.

Mengacu pada hal itu, Tigor Tanjung pun tidak mau memaksakan Lalu Muhammad Zohri untuk bertarung di SEA Games Manila 2019, Filipina.

Apalagi, Lalu Muhammad Zohri juga masih harus menyiapkan diri menuju Olimpiade 2020 di Tokyo.

"Secara teknis kepelatihan, sulit membuat Zohri bisa maksimal pada SEA Games karena dia bukan robot. Apalagi, dia juga akan ke Olimpiade dan kami maunya dia berprestasi di sana," kata Tigor.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Lalu Muhammad Zohri sudah memastikan diri lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Sprinter putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, lolos limit kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 usai membukukan catatan 10,03 detik dalam final nomor 100 meter pada Seiko GP di Osaka, Minggu (19/5/2019).

Lalu Muhammad Zohri finish di urutan ketiga setelah spirnter Amerika Serikat, Justin Gatlin yang ada di urutan pertama (10,00 detik) dan Yoshihide Kiryu asal Jepang (10.01 detik).

Waktu yang diraih Lalu Muhammad Zohri memenuhi syarat 10,05 detik yang menjadi standar kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Asian Games 2018 - Lalu Muhammad Zohri gagal raih medali pada cabang atletik nomor 100 meter.
Sprinter Andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Belum Tentu Tampil di SEA Games Manila 2019 (Instagram/@ina_badminton)

Sebelumnya rekor terbaik Lalu Muhammad Zohri adalah 10,13 detik, yang dicatatkannya dalam Kejuaraan Atletik Asia di Doha, Qatar, 22 April silam.

Tidak sampai sebulan kemudian, Lalu Muhammad Zohri bisa mencatatkan waktu 10.03 detik di Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019.

Saat itu Lalu Muhammad Zohri berada di belakang dua sprinter kelas dunia.

Justin Gatlin merupakan juara dunia dan pernah mengalahkan Usain Bolt (Jamaika) dengan waktu 9,74 detik.

Sedangkan Yoshihide Kiryu pernah mencatatkan rekor terbaik dengan waktu 9,98 detik di Jepang pada 2017.

Melalui hasil tersebut Lalu Muhammad Zohri tidak hanya memecahkan rekor terbaik pada Kejuaraan Asia 2019, Doha dengan 10,13 detik yang juga mengantarnya memecahkan rekor SEA Games yang diraih Suryo Agung Wibowo.

(*)

Halaman
12
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved