Berita Pemkab Berau

Terima 379 Mahasiswa KKN, Bupati Berau Berharap Mereka Bisa Terapkan Ilmu dari Kampus

Dalam pelepasan mahasiswa KKN itu, dihadiri pula Ketua LPPM Unmul Prof Dr Susilo, Ketua STIT dan STIPER Berau, para dosen serta staf

Terima 379 Mahasiswa KKN, Bupati Berau Berharap Mereka Bisa Terapkan Ilmu dari Kampus
HUMASKAB BERAU
Para mahasiswa dari Unmul, STIT dan STIPER Berau bakal mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). Mereka bakal disebar ke seluruh kampung dan kelurahan. Pelepasan dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Dahniar Ratnawati, Rabu (3/7/2019) di Kantor Bupati Berau. 

TANJUNG REDEB – 379 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi, Unmul, STIT dan STIPER Berau bakal mengikuti kuliah kerja nyata (KKN).

Para mahasiswa tersebut bakal disebar ke seluruh kampung dan kelurahan. Pelepasan dilakukan langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Dahniar Ratnawati, Rabu (3/7) di Kantor Bupati Berau.

Dalam pelepasan mahasiswa KKN itu, dihadiri pula oleh Ketua LPPM Unmul Prof Dr Susilo, Ketua STIT dan STIPER Berau, para dosen serta staf di masing-masing perguran tinggi.

Tampak hadir juga sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Berau. Pelepasan ditandai dengan penandatanganan penyerahan oleh sejumlah perwakilan dari PT dan Staf Ahli Bupati.

379 mahasiswa ini terdiri dari, 330 mahasiswa dari Unmul yang merupakan angkatan ke-45, 35 mahasiswa STIT dan 14 dari STIPER Berau. Khusus mahasiswa Unmul akan disebar ke 60 kampung di Bumi Batiwakkal.

Mahasiswa yang melaksanakan KKN ini akan disebar di beberapa kecamatan.

Dalam pelaksanaannya, mereka melakukan KKN selama dua bulan terhitung sejak pelepasan itu, dengan ditempatkan di beberapa lokasi sesuai dengan bidang studinya masing-masing.

Sebagian besar kegiatan yang dilakukan para mahasiswa KKN itu adalah pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Dahniar Ratnawati mewakili Bupati Muharram mengatakan agar dalam KKN ini para mahasiswa dapat bersinergi dengan penduduk setempat dan menerapkan ilmu yang telah diproleh dari kampus untuk diaplikasikan di lokasi yang akan ditempatkan nantinya.

Menurutnya, cukup banyak persoalan yang akan dihadapi di kampung nantinya.

“Setiap kampung saat ini juga mendapatkan dana yang cukup besar melalui ADK, dengan besaran yang disesuaikan dengan potensi kampung yang ada. Diharapkan para mahasiswa dapat berperan dalam meningkatkan SDM masyarakat setempat, sehingga menjadi lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Tentu melalui KKN ini dapat memberikan dampak positif juga bagi pemerintah kampung. Ada manfaat yang didampatkan masyarakat dalam KKN.

“Ada proses transfer pengetahuan dan keterampilan yang telah diproleh semasa mengikuti perkulihan,” pungkasnya.(advertorial/gef)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved