Pilkada 2020

Untuk Pilkada 2020, KPU tengah Mempertimbangkan Penggunaan Rekapitulasi Elektronik

Saat ini, KPU tengah mempertimbangan untuk menerapkan rekapitulasi secara elektronik di Pilkada 2020.

Untuk Pilkada 2020, KPU tengah Mempertimbangkan Penggunaan Rekapitulasi Elektronik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi. Petugas melakukan penghitungan suara (rekapitulasi) Pilkada DKI Jakarta putaran kedua tingkat kecamatan di Kantor Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017). Proses rekapitulasi di Kecamatan Setiabudi ini meliputi delapan kelurahan, dan ditargetkan rampung pada Rabu (26/4/2017). 

Atau soal kemungkinan terjadinya kekeliruan scan data dan mekanisme koreksinya.

Menurut Viryan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan instansi terkait hal ini.

Ke depannya, KPU berencana membawa wacana e-rekap dalam rapat dengar pendapat (RDP) pembahasan Peraturan KPU (PKPU) Pilkada Serentak 2020 dengan Komisi II DPR RI.

KPU juga akan menggelar focus group discussion (FGD) terkait wacana ini.

"Kita melihat ini sudah saatnya ini kita timbang secara serius. Besok KPU akan mengadakan FGD tentang rekapitulasi elektronik untuk Pilkada Serentak 2020," kata Viryan.

Sebanyak 270 wilayah di Indonesia akan menggelar Pilkada di tahun 2020.

Jumlah itu meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.

KPU Gunakan DPT Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) akan menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 sebagai dasar menyusun DPT Pilkada 2020.

BACA JUGA:

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved