Viral di Medsos

Kecewa saat Datang ke Bromo, Curhat Turis Thailand Ini Viral, Sebut Ada Mafia dan Ogah Balik Lagi

Sang turis merasa terjerat jebakan mafia yang membuatnya membayar terlalu mahal untuk perjalanan menuju ke Bromo. Sebut tak mau balik lagi

Kecewa saat Datang ke Bromo, Curhat Turis Thailand Ini Viral, Sebut Ada Mafia dan Ogah Balik Lagi
adventureinyou.com
Wisatawan asing sedang menikmati pesona Bromo 

TRIBUNKALTIM.CO - Unggahan seorang turis asal Thailand, Jirote Wangcharoen, di sejumlah grup beredar luas di media sosial Facebook.

Dalam unggahannya, Jirote menuliskan pengalamannya yang tak mengenakkan saat melakukan perjalanan ke kawasan Bromo, Jawa Timur, pada pertengahan Juni lalu.

Ia mengaku terkejut karena "digetok" harga tinggi untuk tarif transportasi dari Probolinggo menuju Bromo.

"Ada mafia di sini yang tidak bersahabat dengan wisatawan.

Saya tidak akan kembali lagi. Sepertinya tidak ada hubungannya dengan wisatawan seperti ini.

I can't take Gojex here I must use them service they ask me 550000 IDR per car from Probolinggo to Bromo tpp expensive gojek ask me only 300.000 IDR per car when i walk far away from them but them take motorcycle to block and will attack mee.

I must tell them that i will sleep here at Probolinggo not go anywhere.

But them found me at Cemeru Lawang and must use them service I pay 40000 IDR per person Them send me at Bayuangga again dan give me 60,000 IDR to Surabaya if not pay they May attack me.

Why too expensive I take bus from Banyuwangi to Probolinggo 35.000 IDR but bus from Probolinggo to Surabaya 60000 IDR.

So I run escape Mafia and can take bus to surabaya only 25.000 IDR," tulis Jirote di grup "Probolinggo" dan "Backpackers Indonesia".

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved