Kisah Tragis Junko Furuta, Siswi SMA Dirudapaksa, Dicor dalam Drum Karena Tolak Cinta Seorang Pria

Ternyata, kepopuleran siswi SMA tersebut mengantarkannya menjadi korban penculikan, penyiksaan, pemerkosaan, dan pembunuhan oleh seorang remaja lelaki

Editor: Doan Pardede
kolase youtube via allthatsinteresting, wikimedia commons
Junko Furuta, siswi SMA korban penculikan, penyiksaan, pemerkosaan, dan pembunuhan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada yang bilang orang yang cantik hidupnya dipenuhi dengan berkah dan keberuntungan.

Tapi cantik juga bisa jadi kutukan, seperti nasib tragis yang dialami Junko Furuta.

Junko Furuta, gadis asal Misato, Prefektur Saitama, adalah gadis yang cantik, karenanya ia menjadi sangat populer di sekolahnya, SMA Yashio Minami.

Menjadi populer tak selamanya enak, Furuta banyak mendapat pandangan iri dari teman-teman di sekolahnya.

Tapi itu tak seberapa, ternyata kepopulerannya mengantarkannya menjadi korban penculikan, penyiksaan, pemerkosaan, dan pembunuhan oleh remaja lelaki yang memiliki koneksi dengan Yakuza.

Kasus ini terjadi pada akhir 1980-an, dikenal dengan nama kasus pembunuhan gadis SMA terbungkus beton.

Disebut demikian karena tubuh Furuta ditemukan dalam sebuah drum yang berisi ratusan liter semen, mungkin kisah tragis ini akan terasa menganggu.

Furuta lahir pada 22 November 1971, ia tinggal bersama orang tua, kakak dan adik laki-lakinya.

Seperti siswi SMA di Jepang pada umumnya, Furuta melakukan kerja paruh waktu hingga petang usai pulang sekolah.

Awal nelangsanya dimulai ketika seorang lelaki bernama Hiroshi Miyano, yang punya reputasi sebagai tukang bully dan memiliki koneksi dengan Yakuza tertarik pada kecantikannya.

Biasanya Miyano dan kawan-kawan menyukai perempuan yang ‘nakal’, suka minum alkohol, merokok, atau pakai narkoba –seperti yang mereka lakukan.

Justru anak baik-baik seperti Furuta akan direndahkan oleh geng seperti itu, namun suatu hari Miyano membuat pengecualian, ia tertarik pada paras Furuta.

Miyano menyatakan cinta, namun Furuta menolak dengan alasan ia sedang tak berminat pacaran.

Selama ini semua siswa di sekolah menaati kemauan Miyano, apalagi kalau bukan karena mereka takut pada teman-teman Yakuza-nya Miyano

Halaman
1234
Sumber: Intisari
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved