Soal Akreditasi Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam, Wagub Kaltim: Kami Minta Dikritik Bukan Dipuji

Proses penilaian akreditasi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Mahakam (AHM) Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tengah berjalan.

Soal Akreditasi Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam, Wagub Kaltim: Kami Minta Dikritik Bukan Dipuji
TribunKaltim.Co/Purnomo susanto
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proses penilaian akreditasi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Mahakam (AHM) Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tengah berjalan pada Selasa (2/7/2019) lalu.

Tim survei dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah datang mengecek seluruh isi rumah sakit yang berdiri sejak 1931 ini.

Harapan untuk mendapatkan kembali akreditasi paripurna, seperti akreditasi yang didapat sebelumnya pasti datang kepada seluruh manajemen RSJ AHM Samarinda.

Begitu pula, harapan itu ada pada Wakil Gubernur atau Wabub Kaltim, Hadi Mulyadi.

Sesuai target dari pihak manajemen rumah sakit, yakni akreditasi paripurna.

"Saya pun mengharapkan akreditasi itu diraih oleh RSJ AHM Samarinda. Sebab, saya melihat kerja keras yang begitu nyata. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada segenap manajemen rumah sakit ini,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co pada Jumat (5/7/2019) pagi.

Sangat menginginkan kritikan membangun, bukan minta untuk dipuji-puji pun dilontarkan Wagub. Ia mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Tim Surveyor KARS yang datang beberapa hari lalu ke RSJ AHM Samarinda.

Kedatangan tim tersebut, dibeberkan olehnya selain melakukan proses penilaian juga menyampaikan kritikan dan masukan.

“Kami membutuhkan kritikan membangun, bukanminta untuk dipuji-puji. Dan ini terlihat dari kehadiran tim survey KARS dalam prosesnya memberikan penilaian.

"Banyak masukan telah diterima oleh manajemen rumah sakit. Kami, tentu akan mengupayakan segera melaksanakan masukan, catatan dan rekomendasi yang disampaikan,” tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved