Pilpres 2019

Calon Menteri Joko Widodo di Kabinet Kerja Jilid II, Tua atau Muda Sama Saja

Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menyiapkan kader muda terbaiknya untuk mengisi pos-pos di kementerian Presiden Joko Widodo.

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA — Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menyiapkan kader muda terbaiknya untuk mengisi pos-pos di kementerian.

Langkah ini adalah respons terhadap presiden terpilih Joko Widodo yang menginginkan anak muda kreatif, inovatif, dan mampu membuat kebijakan sesuai perubahan dunia dalam susunan Kabinet Kerja Jilid II.

Presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan membahas jumlah dan pengisian menteri pertengahan Juli ini.

Untuk menggerakkan ekonomi dengan cara inovatif dan kreatif, Presiden siap memilih orang-orang muda untuk kabinet. Namun, pengalaman dan kepemimpinan orang-orang muda tetap menjadi pertimbangan utama, Kompas, (5/7/2019).

Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Maruf Amin (kanan) memberikan keterangan saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). KPU resmi menetapkan Joko Widodo dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Beredar broadcast daftar menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin.
Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Maruf Amin (kanan) memberikan keterangan saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). KPU resmi menetapkan Joko Widodo dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Beredar broadcast daftar menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) A Helmy Faishal Zaini, Sabtu (6/7/2019), saat dihubungi dari Jakarta.

Menyatakan kesiapan NU untuk membangun bangsa. Banyak kader ahli dan profesional yang mumpuni, tak terkecuali kader-kader NU berusia muda, yang jumlahnya banyak dan sudah teruji kualitasnya.

KOMPAS/SATRIO PANGARSO WISANGGENI

Bendera organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) berkibar di tengah hadirin pada acara peringatan Hari Lahir Ke-93 Pengurus Cabang NU Gresik di Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (18/3/2019) siang.

Pada prinsipnya, kata Helmy, NU memiliki dua peran dan amanat, yaitu amanat keagamaan (diniyyah) dan amanat kebangsaan (wathoniyyah). NU siap bahu-membahu membangun bangsa. Dalam konteks pemerintahan, prinsip itu selama ini telah dijalankan dengan mewakafkan kader-kader terbaik untuk bertugas di pemerintahan.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti, saat ditemui, Jumat (5/7/2019), di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

Menyebutkan akan menyiapkan kader berusia muda yang sesuai dengan keinginan Presiden. 

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved