Ada Gempa 7,2 SR Berpotensi Tsunami, Warga Kema Sulut Berlarian dan Hanya Bawa Pakaian di Badan

Warga yang mengungsi hanya pakaian di badan, menggendong anak kecil, bayi dan memegang erat tangan anak mereka menuju tempat yang aman.

TRIBUNKALTIM.CO - Gempa berkekuatan 7,2 SR disusul dengan informasi berpotensi Tsunami menguncang Sulawesi Utara atau Sulut. 

Gempa yang mengguncang Sulut ini membuat sejumlah masyarakat yang ada di Kecamatan Kema, tepatnya Desa Kema 3, Desa Kema 2 dan Desa Kema 1 meninggalkan rumah dan barang berharga, Minggu (7/7/2019) hingga Senin (8/7/2019) pukul 00.15 wita.

Terpantau warga yang mengungsi hanya pakaian di badan, menggendong anak kecil, bayi dan memegang erat tangan anak mereka menuju tempat yang aman.

Warga mengungsi ke arag Desa Kauditan tepatnya di persimpangan Kauditan sambil menggunakan kendaraan roda dua, roda empat dan berjalan kaki.

Pada saat sebelum lari mengungsi sempat merasakan getaran gempa yang sangat kencang, sudah hendak tidur di kamar membuat warga terkejut lalu bangun.

Akibatnya tiga keluarga yang berada di dalam rumah langsung pergi mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

"Rumah kami persis dekat pantai," tambahnya.

Bambang warga Desa Kema 1 mengangkut banyak warga yang lari dari rumah menggunakan sebuah mobil pick up.

"Ada informasi Tsunami, jadi warga di Kecamatan Kema 3 dan Kema 1. Jam 11.30 wita malam menerima informasi ada Tsunami sehingga langsung mengungsi bersama masyarakat ke tempat aman," kata Bambang.

Bersama sejumlah masyarakat tidak sempat membawa serta barang berharga didalam rumah hanya harta benda sebagian yang bisa di bawah, yang lainnya dikasi tinggal.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved