Breaking News

BREAKING NEWS - Semula Terlihat Kaki, Satu Korban Longsor Tambang Batu Bara Berhasil Dievakuasi

Sekitar pukul 16.50 Wita, salah satu kaki korban mulai terlihat, disusul dengan salah satu tangan. Menemui titik terang, tim pencarian menggunakan

BREAKING NEWS - Semula Terlihat Kaki, Satu Korban Longsor Tambang Batu Bara Berhasil Dievakuasi
TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo.
EVAKUASI JENAZAH-Tim gabungan mengevakuasi jenazah pekerja tambang yang tertimbun longsor , Ricardo Samosir(27) posisinya ditemukan di dalam excavator,area tambang batu bara kawasan Makroman Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Kalimantan Timur, Senin(8/7/2019). 

 TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hari ke sembilan pencarian dua pekerja tambang batu bara yang tertimbun longsor membuahkan hasil, Senin (8/7).

Setelah melakukan upaya penggalian dengan sejumlah alat berat, seperti excavator sejak hari pertama korban tertimbun, akhirnya siang tadi exavator yang digunakan oleh Ricardo Samosir (28), salah satu korban, dapat terlihat hampir seluruh bagian.

Namun demikian, tim pencarian yang dikomandoi oleh BPBD Kota Samarinda, masih belum dapat memastikan keberadaan korban.

Pencarian akhirnya menemui titik terang, setelah excavator merk Doosan 3-11 dapat diberdirikan, penggalian secara manual langsung dilakukan, sekitar pukul 15.30 Wita.

Pelan tapi pasti, dengan berpatokan aroma tidak sedap yang keluar dari kabin exavator, tim pencarian menggali dengan sangat hati-hati.

Sekitar pukul 16.50 Wita, salah satu kaki korban mulai terlihat, disusul dengan salah satu tangan. Menemui titik terang, tim pencarian lalu menggunakan air yang dialiri melalui selang guna merontokan tanah-tanah yang memenuhi kabin exavator.

"Dihari ke sembilan ini, salah satu korban berhasil kita temukan. Korban yang kita temukan yakni Ricardo Samosir," ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, Ifran, Senin (8/7/2019).

"Korban ditemukan masih berada di bangku kemudi exavator," sambungnya.

Bahkan, selain berhasil menemukan salah satu korban, pihaknya juga berhasil menemukan titik keberadaan exavator lainnya, yang digunakan oleh Norman Sihaloho (40)

"Jadi, titik exavator lainnya sudah diketahui. Posisinya tidak jauh dari exavator yang digunakan Ricardo. Tapi kita fokuskan dahulu mengevakuasi tubuh Ricardo Samosir," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved