Istri Buruh Bangunan Keluhkan Belanja Paket Wajib Seragam Sekolah, Disdikbud Beri Toleransi

Para orangtua murid berjubel ke sekolah-sekolah untuk menyetor kelengkapan berkas yang diperlukan.

TRIBUN KALTIM / ICHWAL SETIAWAN
BELI SERAGAM - Para orangtua murid mengantre menebus paket seragam sekolah bagi anak mereka. Bersamaan pendaftaran ulang murid baru juga digelar penjualan paket seragam sekolah bagi murid. 

Hal senada disampaikan, Endang-bukan nama sebenarnya, ia mengungkapkan biaya paket seragam sekolah cukup berat.

Warga Kelurahan Tanjung Laut ini mengaku sehari-hari berativitas sebagai ibu rumah tangga dan bergantung dari jualan kue di depan rumahnya. Tak banyak pendapatan dari berjualan penganan.

Ia mengaku untuk sementara hanya menebus paket seragam wajib saja sebesar Rp509 ribu. Sisanya bakal ia beli di luar koperasi sekolah.

“Agak mahal sih kalau di sini, nanti beli di luar saja,” ungkapnya.

Di lokasi SMP Negeri 7, tak berbeda dengan sekolah sebelumnya. Hanya saja, sebagian orang tua murid enggan untuk diwawancara. Namun, mereka terlihat menggerutu biaya perlengkapan sekolah.

Daftar harga paket seragam sekolah di SMPN 7 bervariasi menyesuaikan dengan ukuran. Paling kecil paket lengkap seharga Rp780 ribu dan paling besar Rp825 ribu.

“Belum sama seragamnya ini,” ujar salah satu ibu yang enggan disebut namanya.

Namun, tak seluruh orang tua murid mengeluhkan pembelian paket seragam di sekolah.

Ada juga yang menganggap lebih mudah memproleh paket seragam ketimbang harus keliling belanja.

Misalnya, Kiki (30) wanita berambut sebahu ini mengaku dimudahkan dengan penyediaan barang kelengkapan anaknya bersekolah. Ia menuturkan harga yang ditawarkan pun lebih miring ketimbang belanja di luar.

“Ini masih saya pilih-pilih daftar paketnya dulu,” ujar Kiki.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, mengatakan pembelian seragam bagi orangtua kurang mampu bisa dilakukan dengan cara mencicil.

Paket seragam wajib pun bisa dilakukan dengan membayar secara mengangsur.

Pihak sekolah wajib memberikan toleransi kebijakan bagi orang tua murid kurang mampu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved