Breaking News:

Istri Buruh Bangunan Keluhkan Belanja Paket Wajib Seragam Sekolah, Disdikbud Beri Toleransi

Para orangtua murid berjubel ke sekolah-sekolah untuk menyetor kelengkapan berkas yang diperlukan.

Penulis: Ichwal Setiawan | Editor: Kholish Chered
TRIBUN KALTIM / ICHWAL SETIAWAN
BELI SERAGAM - Para orangtua murid mengantre menebus paket seragam sekolah bagi anak mereka. Bersamaan pendaftaran ulang murid baru juga digelar penjualan paket seragam sekolah bagi murid. 

“Belum sama seragamnya ini,” ujar salah satu ibu yang enggan disebut namanya.

Namun, tak seluruh orang tua murid mengeluhkan pembelian paket seragam di sekolah.

Ada juga yang menganggap lebih mudah memproleh paket seragam ketimbang harus keliling belanja.

Misalnya, Kiki (30) wanita berambut sebahu ini mengaku dimudahkan dengan penyediaan barang kelengkapan anaknya bersekolah. Ia menuturkan harga yang ditawarkan pun lebih miring ketimbang belanja di luar.

“Ini masih saya pilih-pilih daftar paketnya dulu,” ujar Kiki.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, mengatakan pembelian seragam bagi orangtua kurang mampu bisa dilakukan dengan cara mencicil.

Paket seragam wajib pun bisa dilakukan dengan membayar secara mengangsur.

Pihak sekolah wajib memberikan toleransi kebijakan bagi orang tua murid kurang mampu.

”Tinggal diomongkan saja ke pihak sekolah, supaya bisa diringankan agar tidak berat bayar sekaligus. Saya sudah intruksikan juga,” pungkas Saparuddin. (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved