Sejarah Hari Ini

SEJARAH HARI INI: Mineirazo, Kekalahan Paling Memalukan Timnas Brasil di Piala Dunia

SEJARAH HARI INI: Mineirazo, Kekalahan Paling Memalukan Timnas Brasil di Piala Dunia

SEJARAH HARI INI: Mineirazo, Kekalahan Paling Memalukan Timnas Brasil di Piala Dunia
bdnews24.com/i.dawn.com
SEJARAH HARI INI: Mineirazo, Kekalahan Paling Memalukan Timnas Brasil di Piala Dunia 

TRIBUNKALTIM.CO - SEJARAH HARI INI: Mineirazo, Kekalahan Paling Memalukan Timnas Brasil di Piala Dunia

Sejarah Hari Ini mengingatkan kita pada peristiwa Mineirazo, tragedi buruk yang dialami timnas sepak bola Brasil.

//

Mineirazo adalah julukan yang dialamatkan kepada timnas sepak bola Brasil setelah menderita kekalahan telak 1-7 oleh timnas Jerman pada babak semifinal Piala Dunia 2014

Ironisnya, kekalahan telak 1-7 itu justru terjadi saat Brasil tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014.

Oleh media internasional, pertandingan ini dijuluki Mineirazo (bahasa Portugis: Mineiraco), yang berarti "Tamparan Mineirao".

Laga tersebut berlangsung di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Rabu (8/7/2014) waktu setempat.

Tak ada yang menduga, tuan rumah Brasil yang difavoritkan sebagai juara malah dibantai 7-1 oleh Jerman di babak semifinal Piala Dunia 2014.

Gol Jerman ke gawang Brasil secara beruntun membuat Stadion Mineirao dipenuhi air mata.

Tim Selecao mengalami kekalahan paling memalukan dalam 100 tahun.

//

Jalannya Pertandingan

Pada babak pertama, Jerman sudah unggul lima gol tanpa balas.

Pertandingan baru berjalan 11 menit, Jerman sudah membuka keunggulan melalui Thomas Mueller.

Gol bermula dari sepak pojok Toni Kroos ke depan gawang Julio Cesar.

Tanpa kawalan sama sekali dari para pemain Brasil, Mueller, gelandang serang Jerman, dengan mudah melepaskan tendangan voli yang bersarang di gawang Selecao.

Bagi Mueller, itu merupakan gol kelima dalam Piala Dunia ini.

Tak lama berselang atau tepatnya pada menit ke-23, Jerman menggandakan skor lewat Miroslav Klose.

Klose berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tembakannya, untuk kemudian menceploskannya ke gawang Brasil.

Gol kedua itu meruntuhkan mental Brasil.

Semenit kemudian, Toni Kroos menambah gol untuk Jerman lewat tendangan keras kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Julio Cesar.

Tanpa disangka, Jerman tampil trengginas meski sudah unggul tiga gol.

(The Guardian)

Pada menit ke-26, Kroos kembali mencatatkan nama di papan skor setelah mencetak gol keduanya memanfaatkan umpan Sami Khedira.

Pada menit ke-29, Khedira tak mau ketinggalan pesta gol.

Pemain Real Madrid itu sukses menjauhkan skor tim dari lawan menjadi 5-0, seusai menerima umpan matang Mesut Oezil.

Dengan mudah, Khedira mencetak gol ke gawang Brasil.

Brasil mencoba bangkit.

Mereka mengalirkan serangan dengan cepat, tetapi Jerman mampu mengantisipasi pergerakan Brasil dan bahkan mampu menciptakan sejumlah ancaman.

Namun, skor 0-5 tak berubah hingga peluit tanda turun minum berbunyi.

Baca juga:

SEJARAH HARI INI: Argentina Juara Piala Dunia FIFA 1986, Maradona Dimatikan Setelah Gol Tangan Tuhan

SEJARAH HARI INI: Brasil Juara Piala Dunia FIFA Pertama Kalinya Berkat Aksi Ajaib Pemain 17 Tahun

SEJARAH HARI INI: Orkestra Ala Xavi Hernandez Bawa Spanyol jadi Juara Eropa Lewat Sepak Bola Indah

Sepanjang paruh pertama, menurut catatan FIFA, Jerman melepaskan sembilan tembakan akurat dari sepuluh usaha dengan penguasaan bola 47 persen.

Adapun Brasil melepaskan satu tembakan akurat dari satu percobaan.

(fifa.com)

Pada babak kedua, Jerman menambah dua gol lagi melalui pemain pengganti, Andre Schuerrle, pada menit ke-69 dan ke-79.

Jerman pun semakin menjauh dengan unggul 7-0.

Brasil baru bisa memperoleh gol hiburan melalui Oscar pada menit ke-89.

Hingga pertandingan berakhir, Jerman menang 7-1 sekaligus memastikan langkah mereka ke final Piala Dunia 2014.

Di final, Jerman bertemu Argentina dan kembali memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Kemenangan tersebut sekaligus mencatatkan Jerman sebagai juara Piala Dunia sebanyak empat kali (1954, 1974, 1990, dan 2014).

//

Susunan pemain

Brasil: 12-Julio Cesar; 4-David Luiz, 6-Marcelo, 13-Dante, 23-Maicon; 5-Fernandinho (8-Paulinho 46), 7-Hulk (16-Ramires 46), 11-Oscar, 17-Luis Gustavo, 20-Bernard; 9-Fred (19-Willian 70)

Pelatih: Luiz Felipe Scolari

Jerman: 1-Manuel Neuer; 4-Benedikt Howedes, 5-Mats Hummels (17-Per Mertesacker 46), 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng; 6-Sami Khedira (14-Julian Draxler 76), 7-Bastian Schweinsteiger, 18-Toni Kroos; 8-Mesut Oezil, 11-Miroslav Klose (9-Andre Schuerrle 58), 13-Thomas Mueller

Pelatih: Joachim Loew

Wasit: Marco Rodriguez (Meksiko).

//

Video cuplikan pertandingan:

(TribunKaltim.co/Syaiful Syafar)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Penampakan Samsung Galaxy A80 BLACKPINK Special Edition, Berikut Harga dan Bonusnya

Anak Wakil Walikota Pilih Jadi Kuli Bangunan untuk Sambung Hidup, Begini Komentar Sang Ayah

Bukan Terpeleset, Kepolisian Akhirnya Ungkap Penyebab Thoriq Meninggal Dunia di Gunung Piramid

Kenangan Sebelum Sutopo Meninggal Dunia, Larangan Keluarga hingga Sampaikan Permintaan Maaf

Marah Besar, Lionel Messi Sebut Copa America 2019 Diatur untuk Kemenangan Timnas Brasil

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved