Viral di Medsos

VIDEO VIRAL Ojek Angkut Motor Besar, Terungkap Lokasi dan Tarif Sekali Angkut

VIDEO VIRAL Ojek Angkut Motor Besar, Terungkap Lokasi dan Tarif Sekali Angkut

VIDEO VIRAL Ojek Angkut Motor Besar, Terungkap Lokasi dan Tarif Sekali Angkut
INSTAGRAM @agoez_bandz4
VIDEO VIRAL Ojek Angkut Motor Besar, Terungkap Lokasi dan Tarif Sekali Angkut 

TRIBUNKALTIM.CO - VIDEO VIRAL Ojek Angkut Motor Besar, Terungkap Lokasi dan Tarif Sekali Angkut

Sebuah video yang memperlihatkan aksi ojek angkut motor di jalanan mendadak viral di media sosial.

Video viral ojek angkut motor itu disebut-sebut terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. 

Bagaimana sih ojek angkut motor itu?

//

Metodenya adalah, motor dinaikkan ke atas jok motor kemudian diangkut sampai ke lokasi.

Salah satu yang beredar di jagad maya adalah, sebuah motor Ninja 250 FI warna hijau digendong dengan sebuah motor Honda GL Pro.

Berdasarkan penjelasan Grid Motor, Ninja 250 FI tersebut cukup ringan dibawa dengan motor lawas tersebut.

Konon motor 4-tak bermesin 145 cc itu terbilang cukup bandel dan jarang rusak bahkan sangat jarang sekali motor tersebut mogok.

Selain penampakan motor Ninja, Honda CBR 150R juga ada yang terlihat diangkut dengan motor yang sama yaitu Honda GL Pro.

Uniknya motor gede yang notabene adalah motor baru ini justru diangkut dengan motor lawas.

Lantas, berapa harga untuk sekali angkut motor ini ya?

Sebelum membahas harganya mari kita lihat asal muasal dan dari mana ojek motor ini berasal.

Menurut beberapa situs, fenomena gendong motor alias ojek motor ini seringkali kita jumpai di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

Biasanya motor mogok di sekitar Gunung Bromo disebabkan karena ampas kopling terbakar, atau overheat.

Bahkan semua motor kemungkinan akan mengalami hal serupa entah motor bebek, motor matik hingga motor sport sekalipun.

Penyebabnya beragam, bisa dari kendala mesin atau pun bisa juga dari skil teknis pengemudinya untuk melalui medan byang cukup ekstrem di Bromo.

Nah, jika sudah macet biasanya jalan satu-satunya adalah dengan ojek motor untuk dibawa ke bengkel.

Untuk satu kali tarikan, konon biayanya bisa mencapai Rp 300.000 untuk harga termurahnya.

Namun, untuk harga termahalnya bisa juga mencapai Rp 1 juta, hal itu tergantung jenis motor yang akan Anda naiki.

Selain motor juga lokasi dimana motor Anda mengalami kemacetan, hal itu juga akan membuat harganya menjadi bervariasi.

Namun, hal itu bisa juga di nego misalnya jika harga yang dipatok Rp 1 juta bisa nego hingga Rp 700.000 sampai Rp 800.000 sesuai kesepakatan.

Menurut beberapa situs yang mewawancarai pengangkut motor di sekitaran Bromo, sehari dia bisa mengangkut setidaknya 10 kali angkutan.

Berikut video viral ojek angkut motor tersebut:

//

Kisah Ojol Pakai Ducati

Di tempat lain, beberapa waktu lalu video tentang seorang driver ojek online GrabFood memakai motor Ducati juga viral di media sosial.

Video viral tersebut ramai diperbincangkan di linimasa sejak Rabu (19/6/2019) lalu.

Pengemudi dalam video viral yang merupakan warga Malaysia itu menjadi perbincangan karena menggunakan motor merek Ducati saat menunggu pesanan di lapak Lemang Kemensah, Malaysia.

Ducati, sepeda motor dalam video viral tersebut memang bukan merek sembarangan, sebab biasa digunakan pebalap di sirkuit.

Selain itu, harga tiap unit motor Ducati jenis apa pun juga dibanderol tak murah.

Pengemudi GrabFood itu diketahui bernama Khairi Fazil bin Abdullah.

Kepada Kompas.com, pria yang akrab disapa Herry itu menceritakan alasannya menggunakan Ducati.

"Aku pakai Ducati Hypermotard 821 itu buat Grab, karena ingin cepat (dalam menerima dan mengantarkan pesanan) dan membantu teman-teman," ujar pemilik Herry, Senin (24/6/2019).

Ia mengungkapkan bahwa kliennya ada yang ingin memesan makanan, tapi tidak ingin lama menunggu.

Dengan demikian, mereka menghubungi Herry untuk mengantarkan pesanan tersebut.

"Kalau ordernya jauh kan perjalanan lama. Kalau pakai Ducati ini bisa sedikit lebih cepat," ujar Herry.

Herry mengaku baru bekerja sebagai pengemudi GrabFood sejak seminggu yang lalu.

Adapun, pekerjaan menjadi pengemudi GrabFood merupakan pekerjaan sampingan.

Saat ini, Herry bekerja menjual sparepart motor Vespa di ART DECORATION, Malaysia.

"GrabFood ini hanya part time saja, karena aku ada kerjaan lain. Niatku cuma ingin membantu, bukan mau uang lebih, karena bensin saja sudah mahal, seperti pakai mobil," ujar Herry.

Karena mengantar makanan ke banyak tempat, Herry biasa mengisi penuh tanki bensin motornya seharga 30 ringgit Malaysia, atau sekitar Rp 100.000.

Nominal tersebut tetap dirasa Herry cukup untuk mengantarkan makanan dan ia tidak mengalami kerugian.

Menilik dari video yang diunggah Herry tempo hari, ia mengaku masih banyak orang yang memesan lemang atau makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu yang dibakar.

Herry mengungkapkan bahwa ia harus membagi waktunya antara jam pekerjaan tetap dan jam kerja sambilan sebagai pengemudi GrabFood.

"Untuk GrabFood, aku selalu kerjakan di malam hari pukul 20.00-01.00 malam, karena siang aku kerja," ujar Herry.

Dalam sehari, setidaknya ada 15 pesanan yang dikerjakan Herry yang terdiri dari 5 trip melalui pesan pribadi dan 10 trip melalui aplikasi.

Menurut Herry, keuntungan sehari yang ia dapatkan diakumulasi mencapai 70 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 250.000.

Dari hasil yang didapat itu, Herry harus mengerjakannya dengan cepat dan bahkan mampu mengambil lima pesanan sekaligus.

"Tidak hanya sekadar antar makanan saja, barang-barang apapun bisa diantarkan, seperti barang pribadi, semisal klien tidak punya kendaraan untuk mengantarkan," ujar Herry.

Herry mengatakan dirinya sudah tiga tahun memiliki motor Ducati Hypermotard 821.

"Harga barunya dulu sekitar 70.000 ringgit Malaysia, kalau dirupiahkan Rp 240 juta," ujar Herry, yang mengaku masih ada keturunan Indonesia. (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Penampakan Samsung Galaxy A80 BLACKPINK Special Edition, Berikut Harga dan Bonusnya

Anak Wakil Walikota Pilih Jadi Kuli Bangunan untuk Sambung Hidup, Begini Komentar Sang Ayah

Bukan Terpeleset, Kepolisian Akhirnya Ungkap Penyebab Thoriq Meninggal Dunia di Gunung Piramid

Kenangan Sebelum Sutopo Meninggal Dunia, Larangan Keluarga hingga Sampaikan Permintaan Maaf

Marah Besar, Lionel Messi Sebut Copa America 2019 Diatur untuk Kemenangan Timnas Brasil

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved