Berita Pemprov Kalimantan Utara

Pemprov Alokasikan Rp 800 Juta Bangun Jalan Desa Transmigrasi SP 5-SP 6 di Bulungan

Utamanya, pembangunan jalan di kawasan Satuan Permukiman (SP) 6 dan SP 5 Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas.

Pemprov Alokasikan Rp 800 Juta Bangun Jalan Desa Transmigrasi SP 5-SP 6 di Bulungan
HUMASPROV KALTARA
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara H Syaiful berfoto di proyek semenisasi jalan dari SP 5 kr SP 6 yang ditinjaunya, Minggu (7/7/2019). Jalan ini menghubungkan antarpemukiman daerah transmigrasi di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. 

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara mengalokasikan anggaran Rp 800 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara untuk pembangunan dan pengembangan jalan pedesaan di Kabupaten Bulungan.

Utamanya, pembangunan jalan di kawasan Satuan Permukiman (SP) 6 dan SP 5 Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas.

Ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR-Perkim Kaltara H Syaiful Herman, baru-baru ini. Program kegiatan tersebut kini tengah berproses di lokasi dimaksud.

“Di kawasan yang merupakan daerah transmigrasi tersebut, saat ini sedang dilakukan aktivitas pengecoran terhadap jalan sepanjang 568 meter,” ujar H Syaiful.

Realisasi pengerjaannya sudah mencapai 21 persen.

“Hanya tinggal dilakukan pengecoran saja, sementara untuk kesiapan lahan itu sudah selesai. Kita targetkan pekerjaan seminisasi ini tuntas pada Agustus mendatang,” kata H Syaiful.

H Syaiful juga sempat mengunjungi lokasi pengerjaan pada Minggu (7/7/2019).

“Selain melihat langsung aktivitas pekerjaan jalan disana, kunjungan tersebut sekaligus saya jadikan momen untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga setempat, terutama masalah jalan,” ungkapnya.

Dari pertemuan dengan warga setempat, diketahui banyak aspirasi dari masyarakat. Apalagi terkait jalan poros di wilayah tersebut.

“Dengan anggaran yang juga terbatas, kita tetap mengupayakan apa yang jadi keinginan warga setempat,” tuntasnya.(humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved