Berita Pemprov Kalimantan Utara

Pergerakan Pesawat di Enam Bandara di Kaltara Cenderung Naik, Jumlah Penumpang Malah Turun

Dari rekapitulasi Dinas Perhubungan Kaltara, jumlah pesawat yang datang tercatat sebanyak 1.799 unit , dan 1.804 unit pesawat berangkat

Pergerakan Pesawat di Enam Bandara di Kaltara Cenderung Naik, Jumlah Penumpang Malah Turun
HUMASPROV KALTARA
Penumpang turun dari pesawat Wings Air di Bandara Tanjung Harapan, Bulungan. Pergerakan pesawat di bandara ini dan lima bandara lain di Provinsi Kaltara cenderung meningkat selama dua tahun terakhir. Tetapi, jumlah penumpang justru menurun. 

TANJUNG SELOR – Hingga Februari 2019, aktivitas kebandaraan pada enam bandar udara (Bandara) di Kalimantan Utara cenderung meningkat.

Keenam bandara dimaksud adalah Bandara Juwata di Tarakan, Bandara Tanjung Harapan (Bulungan), Bandara Kolonel RA Bessing (Malinau), Bandara Nunukan, Bandara Yuvai Semaring (Long Bawan, Nunukan), dan Bandara Long Apung (Malinau).

Dari rekapitulasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, jumlah pesawat yang datang tercatat sebanyak 1.799 unit , dan 1.804 unit pesawat berangkat. Sementara jumlah penumpang yang datang sebanyak 85.888 orang, dan 84.723 orang berangkat.

“Jika dibandingkan dengan aktivitas kebandaraan pada Februari 2018, maka terjadi kenaikan jumlah pesawat yang datang dan yang berangkat," Kata Andi Nasuha, Kepala Bidang Perhubungan dan Perkeretaapian Dishub Kaltara.

"Dimana, pada Februari 2018 jumlah pesawat yang datang 1.594 unit, dan berangkat 1.611 unit. Dengan jumlah penumpang datang sebanyak 88.410 orang dan yang berangkat 84.752 orang,” tambahnya.

Diungkapkan Andi, secara statistik, aktivitas pesawat yang datang dan berangkat memang naik. Namun, aktivitas penumpang cenderung turun. Ini lantaran, tidak stabilnya harga tiket di awal 2019, serta penghentian sementara operasional salah satu maskapai.

“Dari 6 bandara yang ada, 4 menjadi pintu masuk utama. Yakni, Bandara Juwata, Bandara RA Bessing, Bandara Tanjung Harapan, dan Bandara Long Apung,” ucap Andi.

Pertumbuhan aktivitas kebandaraan di Kaltara, menurut Andi masih berpeluang terus meningkat. Ini bila melihat perkembangan selama 2 tahun sebelumnya.

Selama periode 2017 dan 2018, jumlah pesawat yang datang sebanyak 23.641 unit, dan 23.798 unit pesawat berangkat.

Rinciannya, pada 2017 tercatat 12.260 unit pesawat datang dan 11.369 unit pesawat berangkat. Lalu, di 2018, sebanyak 12.382 unit pesawat datang, dan 12.249 unit berangkat.

Untuk jumlah penumpang, pada 2017 yang datang sebanyak 488.842 orang, dan 498.728 orang berangkat. Dan, di 2018 sebanyak 592.273 orang datang, dan 610.627 orang datang.(humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved