Liga 1 2019
Persib Bandung Bukan Lawan Terberat Bagi Irfan Bachdim, Tapi Klub Papan Atas Ini, Bertabur Bintang
Persib Bandung Bukan Lawan Terberat Bagi Irfan Bachdim, Tapi Klub Papan Atas Ini, Bertabur Bintang
TRIBUNKALTIM.CO - Persib Bandung Bukan Lawan Terberat Bagi Irfan Bachdim, Tapi Klub Papan Atas Ini, Bertabur Bintang
Pemain Naturalisasi milik Bali United, Irfan Bachdim akhirnya buka-bukaan terkait klub yang menjadi lawan terberatnya di Liga 1 2019.
//
Saat ini Bali United bersatus pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan 16 poin.
Pencapaian Bali United sejauh ini tak lepas dari peran vital penyerang naturalisasi Irfan Bachdim.
Bali United kerap mencetak gol ketika Irfan Bachdim masuk ke lapangan dan membantu Serdadu Tridatu meraiuh poin maksimal.
Kendati Bali United berstatus pemuncak klasemen, Irfan Bachdim menilai musim ini tidak mudah bagi timnya.
Irfan Bachdim menilai sejauh ini belum bisa menetapkan siapa tim yang akan dominan di papan atas.
Apalagi, Bali United akan menjalani laga tandang beruntun tiga kali dan satu home di bulan Juli ini, menghadapi Barito Putera, Persela Lamongan, PSS Sleman dan Persib Bandung.
Terkait hal itu, Irfan Bachdim blak-blakan menyebut Persib Bandung bukan lawan terberat yang akan dihadapinya musim ini di Liga 1 2019.
"Semua lawan berat, karena kita menghadapi tiga away. Mungkin Persib Bandung tim besar. Itu paling berat karena fansnya banyak, tapi semua bermain di luar berat," ujar Irfan Bachdim, di Kuta, Badung, Bali, Senin (8/7/2019).
Justru tim terberat yang dihadapi Irfan Bachdim ada pada tim papan atas Liga 1 2019 saat ini, Madura United.
Klub yang kini diarsiteki Dejan Antonic itu sejauh ini menghuni peringkat 3 dengan koleksi 13 poin, terpaut 3 poin dari Bali United.
Kendati peringkat Madura United masih di bawah Bali United, Irfan Bachdim tetap menilai Madura United sebagai tim terberat.
Paling berat itu Madura United. Mereka tim bagus. Tapi musim masih panjang. Sekarang belum bisa bicara siapa paling bagus. Akhir musim baru bisa bicara. Untuk itu, paling bagus kita konsistensi bukan hanya setengah musim, tapi harus sampai akhir musim," ungkap Irfan Bachdim.
Pernyataan Irfan Bachdim cukup mendasar ketika menyebut Madura United sebagai tim terberat.
Pasalnya musim ini Madura United menjelma sebagai tim papan atas dengan skuat bertabur bintang.
Dari lini belakang hingga depan, dihuni pemain dengan kualitas terbaik dan berlabel timnas.
Ada nama Muhammad Ridho dan Satria Tama di posisi kiper, kemudian Fachrudin Aryanto di sektor bek.
Berlanjut ke pemain tengah dan depan dihuni Zulfiandi, Greg Nwokolo, dan Beto Goncalves.
Saat ini Madura United bersama PS Tira Persikabo menjadi pesaing Bali United sebagai klub yang belum terkalahkan di Liga 1 2019.
Baca Juga:
Sukses Balas Kekalahan atas PSM Makassar, Madura United Dekati Bali United di Papan Klasemen
Kembali Perkuat Timnas Indonesia Setelah 20 Bulan Absen, Begini Ungkapan Perasaan Irfan Bachdim
Sementara itu jelang melakoni laga tandang, Irfan Bachdim tak sabar memberikan kontribusinya agar Bali United terus bertahan di puncak klasemen Liga 1 2019.
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco menilai peran Irfan Bachdim bintang Bali United sangat penting dalam beberapa laga awal Liga I Indonesia 2019.
Setiap Irfan Bachdim dipercaya tampil, ia mampu membuat warna beda atau perubahan skema permainan tim.
Bahkan, daya sihir pemain berdarah Belanda Malang ini, bisa membuat Bali United mencetak gol setelah dirinya masuk.
Tak hanya di klub, saat membela Timnas Indonesia senior, kehadiran Irfan Bachdim cukup memengaruhi performa asuhan Simon MCmenemy ini.
Terkait peran vital ini, irfan Bacdhim mengaku tak ada magic dalam dirinya.
Ia hanya memberikan 100 persen kemampuan bagi tim saat dipercaya pelatih.
"Saya tidak tahu ya, ada orang bilang magic, tapi itu bukan magic. Kalau saya masuk atau main, pasti saya kasih 100 persen. Dan berusaha kasih asis atau bisa bantu tim Bali United," tegas Irfan Bachdim.
Pemilik nomor 10 Bali United ini mengatakan, tak pernah memikirkan kekuatan lawan saat dipercaya tampil.
Ifan Bachdim mengaku hanya mengarahkan segalanya bagi tim.
"Saya tidak tahu tim lawan, tapi saya hanya ingin bermain bagus setiap kali mendapat kesempatan main. Kalau ada kesempatan pasti 100 persen," ujarIrfan Bachdim.
(*)
Subscribe Official YouTube Channel:
Baca juga:
Tsamara Amany Pernah Menikah Muda di Usia 19 Tahun, Ini Sosok Mantan Suaminya
Bukan Hanya UTBK, Inilah 6 Penentu Lulus SBMPTN 2019; Rektor PTN Juga Bisa Punya Kriteria Sendiri
10 Link Pengumuman Hasil SBMPTN Selasa (9/7/2019) Pukul 15.00 WIB, Ini Alternatif Jika Tak Lulus
Nekat, Dua Remaja Belasan Tahun Ini Berani Rampok, Perkosa, dan Bunuh Korbannya, Ini Kronologisnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/irfan-bachdim_20171226_185250.jpg)