Satpol PP PPU Lakukan Pertemuan Dengan Pengecer BBM Serta Pom Mini, Ini yang Dibahas

Pom mini untuk Kabupaten PPU diimbau untuk menghentikan aktivitasnya, dan harus mengurus perizinan terlebih dahulu sebelum beroperasi

Satpol PP PPU Lakukan Pertemuan Dengan Pengecer BBM Serta Pom Mini, Ini yang Dibahas
Tribunkaltim.co, Heriani AM
Salah satu pengecer BBM di Kelurahan Lawe-Lawe 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat tindak lanjut terkait surat edaran Kepala Satpol PP Kabupaten PPU Nomor: 300/624/pol PP- PPUD.

Rapat tersebut, menghadirkan warga PPU yang menjual bahan bakar minyak (BBM) secara ecer maupun pom mini.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP PPU, Muhtar, menjelaskan sebelum ada keputusan dari dinas terkait, yakni Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, para pengecer diperkenankan menjual BBM secara eceran, namun tetap dalam ketentuan yang berlaku.

"Jangan jual BBM eceran menggunakan badan jalan, menggunakan trotoar, di atas parit. Harus di belakang parit dan di belakang tiang listrik dan lainnya," kata Muhtar, Selasa (9/7/2019).

Ditegaskan Muhtar, hal di atas bersifat sementara, sembari menunggu keputusan dari Disperindag UKM Kabupaten PPU tentang ketentuan menjual BBM secara eceran.

Ketentuan yang berlaku perihal larangan tersebut, lanjut Muhtar, disepakati oleh pedagang BBM ecer yang hadir dalam kesempatan itu.

Selain pedagang BBM eceran, pom mini juga tak luput dari perhatian. Pom mini untuk Kabupaten PPU diimbau untuk menghentikan aktivitasnya, dan harus mengurus perizinan terlebih dahulu sebelum beroperasi.

"Hasil kesepakatan tadi seperti itu, nanti akan ditindak lanjuti dengan cara diberikan surat edaran kepada pengecer maupun pom mini," terang Muhtar.

Warga yang melanggar kesepakatan, akan dikenakan sanksi berupa penertiban. Satpol PP PPU akan terus melakukan peninjauan lapangan.

Baca Juga;

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved