Millenial

Walikota Ini Merasa Kotanya Tertinggal jadi Smart City, Solusinya akan Bentuk Dewan Smart City

Pemerintahan Kota Malang, kata dia, akan memulai Smart City melalui smart goverment.

Walikota Ini Merasa Kotanya Tertinggal jadi Smart City, Solusinya akan Bentuk Dewan Smart City
kompas.com
Ilustrasi - Smart City 

TRIBUNKALTIM.CO, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mengakui, daerahnya masih tertinggal dari daerah lain terkait penerapan smart city.

Apalagi, Pemerintah Kota Malang baru menyadari pentingnya integrasi tata kelola pemerintahan dengan teknologi informasi.

"Kami merasa ketinggalan jauh dengan kota dan kabupaten yang berkaitan dengan smart city," kata Sutiaji, di Balai Kota Malang, Selasa (9/7/2019).

Sutiaji mentargetkan, awal tahun 2020 Kota Malang sudah menerapkan smart city.

Meskipun belum mencakup seluruh sektor tata kelola Pemerintahan.

Pemerintah Kota Malang, kata dia, akan memulai Smart City melalui smart goverment.

Dengan smart goverment, layanan kepada masyarakat diharapkan bisa meningkat.

Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah semakin tinggi.

"Kami pilih dari beberapa unsur smart city, ada smart living, ada smart branding, tapi yang kami pilih pertama adalah smart goverment-nya," kata dia.

"Harapan kami dengan smart goverment itu masyarakat bisa terlayani dengan baik.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved