Warga Sungai Karang Mumus Samarinda Dimodali Rp 55 Juta, Bangun Rumah Sendiri Sampai Rampung

Warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) diusulkan jadi salah satu prioritas penerima bantuan.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Ada kabar gembira bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memiliki program kredit rumah murah tahun 2020.

Pemerintah menyubsidi Rp 55 juta untuk pembangunan rumah.

Program inipun, diyakini bakal diikuti Pemprov maupun Pemkot Samarinda.

Warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) diusulkan jadi salah satu prioritas penerima bantuan.

Konsep pengelolaan permukiman baru ini cukup unik dan partisipatif.

Masyarakat diajak membangun sendiri huniannya dengan pendampingan dinas tanpa melibatkan jasa tukang dari pengembang. Ujung-ujungnya, biaya rumah bisa dipangkas dan lebih murah.

Diterangkan, Kepala Bidang Permukiman, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda, Budi Tristianto, dana Rp 55 juta itu diberikan kepada kelompok masyarakat kategori MBR untuk membeli material bangunan secukupnya hingga terbangun sebuah rumah.

Nantinya, akan ada toko ditunjuk pemerintah yang mampu menyediakan material sesuai spesifikasi.

Setelah material tersedia, kelompok warga lah yang membangun rumah secara swadaya dan bergotong-royong.

Dengan cara ini, bisa memangkas dana membayar tukang.

Kalaupun nantinya masih ada kekurangan semisal plafon atau atau keramik, si pemilik rumah-lah yang menambah sendiri biayanya.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved