Diduga Rubella, Balita di Balikpapan Ini Kehilangan Indera Pendengaran, Butuh Bantuan Rp 350 Juta

Dari situlah Hasna dan suaminya memeriksakan Rumaisha ke dokter spesialis THT di RS Kanudjoso Djatiwibowo.

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sekilas tidak ada hal yang aneh dari balita bernama Rumaisha Ajwa ini di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Namun siapa sangka balita berwajah manis nan imut ini ternyata memiliki kebutuhan khusus.

Ia memiliki kelainan di organ pendengarannya sejak lahir.

Namun sekitar lebih dari dua Minggu anak dari pasangan Muhammad Julyansyah dan Noor Hasnawati ini harus menggunakan alat bantu pendengaran di kedua telinganya.

Noor Hasnawati pun menceritakan asal mula Rumaisha baru diketahui memiliki kelainan di pendengarannya, Rabu (10/7/2019).

Cerita berawal ketika ibunda Noor Hasnawati curiga terhadap respon dari Rumaisha.

Sekitar awal bulan Juni ketika kakek Rumaisha sedang membuat figura.

Suara dentuman paku yang keras itu tentu memekakkan telinga bagi siapa saja yang memiliki pendengaran normal.

Namun ibunda Hasnawati langsung menuju ke arah Rumaisha ysng sedang ditidurkan ruang tamu.

Namun Rumaisha tidak menangis seperti bayi pada umumnya jika mendengarkan suara keras.

Halaman
1234
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved