NOVEL BASWEDAN Justru Soroti Sejumlah Temuan TGPF, Pesimis Kasusnya Bakal Terungkap

NOvel Baswedan, Penyidik KPK yang disiram air keras pada wajah, angkat bicara soal progres kasus yang menimpanya. Minta tak ada spekulasi

NOVEL BASWEDAN Justru Soroti Sejumlah Temuan TGPF, Pesimis Kasusnya Bakal Terungkap
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan di kediamannya, Kamis (11/4/2019) 

"Ya tentunya saya harap hasil yang ditemukan betul-betul signifikan dan positif.

Dan berulang kali saya sampaikan, pengungkapkan kasus ini bukan sekadar membalas orang yang berbuat, melainkan setidaknya jangan sampai terjadi serupa ke pegawai KPK," paparnya kemudian.

Menyerang Penyidik KPK, seperti diungkapkan Novel Baswedan, adalah upaya untuk menggagalkan pemberantasan korupsi.

Maka dari itu, ia berharap kasus yang menimpanya tak terulang kembali.

Sebelumnya, masa kerja TGPF dalam mengungkap penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan telah berakhir.

Tim yang memiliki tenggat waktu selama enam bulan itu berakhir pada 7 Juli 2019.

Pada Selasa (9/7/2019) kemarin, tim tersebut telah menyerahkan laporan hasil investigasi kepada Kapolri selaku pemberi mandat.

Hasil investigas TGPF baru akan disampaikan ke publik pada pekan depan.

Pada 11 April 2017 silam, seusai melaksanakan shalat subuh di masjid tak jauh dari rumahnya, Novel tiba-tiba disiram air keras oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Cairan itu mengenai wajah Novel.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved