Penerbangan Malam di APT Pranoto Diperkirakan Akhir Tahun Ini

Kementerian Perhubungan akan melengkapi Bandara APT Pranoto dengan Airfield Lighting System (AFL).

Penerbangan Malam di APT Pranoto Diperkirakan Akhir Tahun Ini
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
Pesawat jenis Boeing 737-800 milik Garuda Indonesia melayani penerbangan Jakarta-Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kementerian Perhubungan akan melengkapi Bandara APT Pranoto dengan Airfield Lighting System (AFL).

Sistem pencahayaan ini diperlukan bandara untuk keselamatan penerbangan, memandu pilot dalam pendaratan serta penerbangan malam dan cuaca buruk. Ditargetkan sistem terpasang akhir 2019.

Kepastian ini diketahui setelah Unit Kepala Bandara beserta jajaran bertandang ke Kementerian Perhubungan, Rabu (10/7/2019). Agenda hari ini adalah peninjauan dan usulan optimalisasi Bandara APT Pranoto.

"Untuk pengadaan AFL sudah disetujui  Kemenhub dengan total anggaran Rp 12 miliar," kata Kepala Bandara APT Pranoto, Dodi Dharma Cahyadi, Rabu (10/7/2019).

Setelah itu, akan dilakukan tender dengan ketentuan yang berlaku. Dodi merinci, anggaran Rp 12 miliar itu, meliputi 1 lampu landasan pacu, 2 lampu taxiway, lampu apron dan PAPI.

Kemenhub kata Dodi, merespon serius pengadaan alat yang sangat vital untuk meningkatkan sisi keamanan bandara.

Terlebih, akibat cuaca buruk hari itu  sempat membuat 13 penerbangan dari dan menuju APT Pranoto  tertunda.

"Tapi, kan semuanya berproses, nggak serta merta minta langsung dikasih karena kajiannya banyak. Dan mempertimbangkan aspek safety security dan sebagainya," katanya.

Diketahui sebelumnya, cuaca buruk tadi siang , Rabu (10/7/2019) berdampak bagi 13 penerbangan dari dan menuju APT Pranoto.

Air Nav Indonesia, mengeluarkan Notice to Airmen Visibility Below Minimum (NOTAM VBM) bernomor C5939/19 NOTAMN).

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved