Kabupaten Paser Jadi Lokasi Empuk Illegal Loging di Kaltim, 6 Bulan Polisi Tangani 19 Kasus

Kabupaten Paser menjadi salah satu daerah dari 10 kabuaten dan kota di Kaltim paling banyak terjadi kasus illegal loging.

Kabupaten Paser Jadi Lokasi Empuk Illegal Loging di Kaltim, 6 Bulan Polisi Tangani 19 Kasus
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi Budi Suryanto 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kabupaten Paser menjadi salah satu daerah dari 10 kabuaten dan kota di Kaltim paling banyak terjadi kasus illegal loging.

Hal itu diungkapkan Dirkrimsus Polda Kaltim, Kombes Pol Budi Suryanto, Kamis (11/7/2019).

"Kasus illegal loging paling banyak di Kabupaten  Paser, sebanyak 6 perkara ditangani di sana, dengan menetapkan 6 tersangka yang sudah tahap 2 atau dilimpahkan ke Kejaksaan," tuturnya.

Lebih lanjut perwira polisi 3 bunga di pundak ini membeberkan,  secara menyeluruh semester I 2019, Polda Kaltim beserta Polres jajaran menangani 19 kasus illegal loging di Kaltim.

Hanya 4 kasus yang saat ini masih proses penyidikan, sisanya tersangka dan berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Yang selesai tahap 2 ada 15 perkara," ucapnya.

Para pelaku usaha illegal loging biasanya menebang pohon tanpa dilengkapi perizinan. Sementara negara punya hak atas setiap kayu hasil hutan yang diambil pelaku usaha.

"Setiap kayu hasil hutan ada kewajiban kepada negara. Kalau illegal mining ada royalti, nah kalau legal logging PNBP (penerimaan negara bukan pajak)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencakup penerimaan yang diperoleh dari kegiatan pemanfaatan sumber daya alam.

Kegiatan pemanfaatan sumberdaya hutan, termasuk kegiatan pemanfaatan hutan produksi, merupakan salah satu kegiatan pemanfaatan sumberdaya alam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved