Menikah dan Tinggal Satu Pekarangan Tanpa Izin Istri Pertama, KG dan PS Terancam 7 Tahun Penjara

AKS, istri pertama KG melaporkan suaminya menikah lagi tanpa sepengatahuannya dan bahkan tinggal satu pekarangan dengan PS.

Menikah dan Tinggal Satu Pekarangan Tanpa Izin Istri Pertama, KG dan PS Terancam 7 Tahun Penjara
Tribun Bali
Kedua terdakwa saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Negara, Senin (8/7/2019). KG dan PS dilaporkan AKS, istri pertama karena keduanya menikah tanpa izin AKS. 

TRIBUNKALTIM.CO - Nasib pasangan suami istri KG (47) dan PS (46) berakhir di meja hijau.

Pasangan ini dilaporkan AKS, istri pertama KG.

AKS, istri pertama KG melaporkan suaminya menikah lagi tanpa sepengatahuannya dan bahkan tinggal satu pekarangan dengan PS.

AKS, warga Banjar Samblong, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali  melaporkan suaminya KG (47) ke polisi karena menikahi PS (46) tanpa izinnya.

Kasus tersebut berujung ke meja hijau.

Suami dan istri muda asal Jembrana Bali terancam hukuman 7 tahun penjara.

Berikut 5 fakta dari pernikahan tanpa restu istri pertama yang berujung di persidangan:

1. Suami menikahi istri pertama secara adat

AKS bercerita jika dia tidak memiliki akta pernikahan dengan KG yang dilangsungkan pada tahun 2000 lalu.

Namun, walaupun tidak memiliki akta pernikahan dengan KG, nama AKS masuk dalam KK dan pernikahannya sah dihadapan pemimpin agama dan memiliki surat sah dari desa.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved