Solar Langka Diduga Akibat Pengetap, Ratusan Sopir Truk Beserta Armadanya Geruduk Polresta Samarinda

Gabungan Sopir Samarinda (Gass) menggelar unjuk rasa di depan Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

"Bukan karena harganya, tapi solar langka, sopir truk antri di SPBU bisa seharian, tapi kadang tetap tidak dapat solar, jadi habis waktu ngantri saja," sambungnya.

Bahkan, pihaknya juga memiliki sejumlah dokumen pendukung, seperti foto mengenai aktivitas pengetap mendapatkan solar di SPBU.

"Teman kita di lapangan melihat sendiri, ada pikap dengan tangki besar, kita ada foto-fotonya. Kita dukung Kepolisian untuk menindak permasalahan ini," jelasnya.

Pihaknya berharap, revolusi mental yang digadang-gadangkan oleh Presiden Joko Widodo juga dapat sampai ke daerah, dengan ditindaknya pelaku pengetap solar.

"Kami berharap revolusi mental juga sampai ke daerah, dan Kepolisian bisa berantas mafia solar ini. Hal ini tidak hanya terjadi di Samarinda, tapi hampir disemua wilayah di Kaltim," ucap Edi.

Dengan dilakukannya aksi tersebut, sopir truk pun rela aktivitas angkutan muatan barang dihentikan dahulu hari ini.

"Stop dulu hari ini, kami maunya itu saja, solar bisa kita dapatkan dengan mudah, karena ini saja kerjaan saja," ucap salah satu sopir.

Aksi serupa tetap akan dilakukan pihaknya jika tidak ada tindakan nyata dari Kepolisian, maupun instansi terkait lainnya. (*)

SOLAR LANGKA - Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Gabungan Sopir Samarinda (Gass) menggelar aksi damai di depan Mapolresta Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/7/2019).
SOLAR LANGKA - Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Gabungan Sopir Samarinda (Gass) menggelar aksi damai di depan Mapolresta Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/7/2019). (TribunKaltim.Co/Christoper D)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved