Adzan dan Duduk 1,5 Jam Disamping Mayat, Kisah Eko Wanadri Penemu Jasad Thoriq di Gunung Piramid

Setelah ditemukan, Eko diminta untuk adzan dan langsung turun ke samping jasad Thoriq. Dia duduk disamping jasad selama 1,5 jam

"jadi kita pakai metode single road technic yang bisa dikenal orang istilah rapling atau turun tebing" katanya.

Baca juga :

ADA MEMAR DI TUBUH, Analisis Dokter Ungkap Fakta Baru Penyebab Kematian Thoriq di Gunung Piramid

Selain Thoriq, Ini Kisah 8 Pendaki Hilang di Gunung, Ada yang Selamat, Ada yang Belum Ditemukan

Saat tim mencoba turun di hari pertama operasional yakni Jumat (5/7/2019), tim kembali menyisir wilayah sebalah utara punggungan sesuai dengan keterangan saksi.

Sampai selesai menyisir wilayah utara pukul 14.40 WIB.

Setelah itu tim juga melakukan penyisiran ke wilayah selatan.

"karena kami sedikit curiga dengan beberapa pohon yang ada diatas kami. tempat angker kami ada beberapa pohon kering yang patah. Itu kami curigai sebagai jalur survivor Thoriq yang jatuh. Karena patahannya itu sedikit aneh seperti pegangan orang yang jatuh," katanya lagi.

Dari situ Eko lalu mencoba turun ke bawah.

Cerita Eko Prasetio yang pertamakali menemukan jasad Thoriq.
Cerita Eko Prasetio yang pertamakali menemukan jasad Thoriq. (IST - dok. TribunStyle/Kolase Instagram @chexio94 dan @thoriq_ricky33)

Namun dari radius dari punggungan 40 meter Eko mulai mencium bau jenazah.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved