Banyak Pemilik Kendaraan Belum Tahu Berapa BBNKB Kendaraannya, Begini Cara Menghitungnya

Setiap daerah memiliki tarif berbeda-beda, atau sesuai dengan aturan yang berlaku.

Banyak Pemilik Kendaraan Belum Tahu Berapa BBNKB Kendaraannya, Begini Cara Menghitungnya
(KompasOtomotif-donny apriliananda)
SWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Warga pemilik kendaraan bermotor wajib tahu cara menghitung pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBNKB). Ini merupakan pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak.

Setiap daerah memiliki tarif berbeda-beda, atau sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam hal perhitungan, tidak semua pemilik mobil atau sepeda motor tahu.

Oleh karena itu, mengutip unggahan Humas Pajak Jakarta di Instagram, berikut ini cara menghitung BBNKB dengan contoh tarif di wilayah Ibu Kota.

Berdasarkan Perda No.9 Tahun 2010, BBNKB I dikenakan biaya 10 persen dan BBNKB II mencapai 1 persen.

Berikut contoh perhitungannya: Pemilik motor Vario 110 cc di Jakarta dengan nilai jual Rp 7.000.000 dan telat satu tahun. BBNKB : Rp 7.000.000 X 1 persen = Rp 70.000 PKB : Rp 7.000.000 X 2 persen = Rp 140.000 Denda 1 Tahun : Rp 140.000 x 24 persen = Rp 33.600 SWDKLLJ : Rp 35.000 Denda SWDKLLJ : Rp 32.000 Cek Fisik Kendaraan PNBP STNK : Rp 100.000 Pelat Nomor : Rp 50.000 BPKB : Rp 225.000 Total keseluruhan : Rp 685.000

Perhitungan ini menggunakan tarif BBNKB 10 persen.

Tahun ini Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) akan menyesuaikan menjadi 12,5 persen.

"Masih kita diskusikan sambil menunggu keputusan dari pihak terkait lainnya," ucap Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syarifuddin kepada Kompas.com beberapa waktu lalu. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rumus Menghitung Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor"

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved